Transformasi Mariah: Dari Jurnalis ke Analis di CG Esports
Transformasi Mariah: Dari Jurnalis ke Analis di CG Esports - sumber: (ggwp)
Berita Esports di skena Mobile Legends: Bang Bang Malaysia kembali memanas dengan kehadiran sosok unik dalam tim CG Esports. Mariah Ahmad, seorang analis perempuan, menjadi bagian penting dari perjalanan tim ini menuju M7 World Championship. Dengan latar belakang yang menarik, Mariah bukanlah pemain profesional, melainkan mantan jurnalis yang kini beralih peran ke dunia coaching esports.
Mariah Ahmad bergabung dengan CG Esports sebagai analis, bekerja sama dengan head coach Rainn dan tactical coach Cody Banks. Bersama-sama, mereka berhasil membawa CG Esports meraih posisi runner-up di MPL MY S16, sebuah pencapaian impresif dalam debut season mereka. Mariah, yang dulunya merupakan founder media esports WTM Today, kini mengaplikasikan keterampilan jurnalistiknya dalam menganalisis data pertandingan.
Transformasi dari jurnalis ke analis ini berawal dari keinginan Mariah untuk mencoba hal baru dan meningkatkan kualitas coaching di Malaysia. Meskipun awalnya menawarkan diri tanpa bayaran, kontribusinya diakui oleh CEO CG Esports, CikuGais, yang akhirnya memberikan kompensasi yang layak. Di CG Esports, Mariah bertugas mengumpulkan dan menganalisis data pertandingan, yang menjadi dasar pengembangan strategi tim.
Keberhasilan CG Esports tidak lepas dari peran Mariah dalam menafsirkan data pertandingan menjadi informasi strategis. Dengan perhatian terhadap detail yang tinggi, ia mampu menyajikan analisis yang membantu tim dalam membuat keputusan tepat. "Menjadi analis mengajarkanku untuk melihat gameplay lebih dalam dan memanfaatkan data untuk peningkatan performa," ujar Mariah.
Kesuksesan Mariah juga menjadi inspirasi bagi perempuan lain di dunia esports. Dia berharap ada lebih banyak analis berkualitas dari Malaysia, tanpa memandang gender. "Di Malaysia, selama kamu kompeten, gender bukanlah penghalang," tegasnya. Mariah juga menekankan betapa pentingnya dukungan bagi perempuan untuk berkiprah di industri ini, baik dari individu maupun publisher.
Dengan langkah-langkah beraninya, Mariah Ahmad membuktikan bahwa esports adalah industri inklusif yang membuka peluang bagi siapa saja yang ingin bersinar, tak peduli gender. Tekadnya untuk melihat lebih banyak coaching staff berkualitas di Malaysia menjadi motivasi bagi banyak orang untuk terus berkontribusi dan mengembangkan industri esports di tingkat yang lebih tinggi.