Kanal

Ayah Jules Bianchi Sambut Kembali Kart Bernilai Sentimental

Penulis: Zelda Maryadi
14 Jan 2026, 00:24 WIB

Ayah Jules Bianchi Sambut Kembali Kart Bernilai Sentimental - sumber: (racingnews365)

Berita F1 datang dari Philippe Bianchi, yang merasakan "kebahagiaan luar biasa" dan "kelegaan besar" setelah menemukan kembali sebuah kart yang memiliki nilai sentimental tinggi, yang sempat dicuri minggu lalu. Philippe Bianchi sangat terpukul akibat pencurian yang melibatkan sembilan kart dengan sasis JB17, termasuk kart terakhir yang digunakan putranya, Jules Bianchi, sebelum beralih ke balap mobil tunggal menuju Formula 1.

Philippe mengungkapkan pencurian ini melalui sebuah unggahan di media sosial, meminta "keluarga karting"-nya untuk tetap waspada terhadap kemungkinan penjualan kart-kart tersebut. Selain itu, beberapa mini-kart milik cucunya juga turut dicuri. “Selain nilai dari mesin-mesin ini, nilai sentimentalnya yang membuat kami terluka,” tulis Bianchi. Hampir seminggu kemudian, ia memberikan kabar terbaru.

Kembali melalui media sosial, Bianchi menulis: "Dengan kebahagiaan yang luar biasa, saya dapat mengonfirmasi bahwa kart Jules telah ditemukan – kelegaan besar bagi seluruh keluarga kami. Terima kasih besar kepada semua yang membagikan informasi di media sosial, kepada media yang membantu menyebarkan berita, dan kepada gendarmerie Brignoles atas tindakan mereka. Terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam kepada semua orang yang membuat ini mungkin. Masih ada beberapa kart dan sebuah mini bike yang belum ditemukan, tetapi berkat kalian semua, saya memiliki harapan baru. Selamanya Jules."

Jules Bianchi memulai debutnya di F1 pada tahun 2013 bersama Marussia dan mencetak poin pertama tim tersebut di Grand Prix Monako 2014. Sebagai pembalap junior Ferrari, Bianchi diprediksi memiliki masa depan cerah bersama tim Italia tersebut sebelum hidupnya tragis terhenti. Bianchi mengalami cedera serius pada Grand Prix Jepang 2014 dalam kondisi yang berbahaya dan meninggal sembilan bulan kemudian. Lebih dari 11 tahun setelah kepergiannya, Bianchi masih dikenang dengan hangat oleh komunitas F1 dan dunia balap yang lebih luas.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru