Kanal

Ferrari Ungkap Alasan Kalah dari Mercedes di GP Australia

Penulis: Juli Tampubolon
08 Mar 2026, 20:06 WIB

Ferrari Ungkap Alasan Kalah dari Mercedes di GP Australia - sumber: (racingnews365)

Berita F1 – Keputusan Ferrari untuk tidak memanggil pembalapnya masuk pit selama periode virtual safety car di Grand Prix Australia telah dijelaskan oleh Fred Vasseur. Pada Lap 11, Isack Hadjar mengalami kegagalan mesin di mobil Red Bull-nya, memicu virtual safety car, sementara Mercedes segera memanggil George Russell ke pit. Russell sebelumnya terlibat duel panjang dengan dua pembalap Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, untuk memperebutkan posisi terdepan.

Tak lama kemudian, Valtteri Bottas mengalami masalah di pintu masuk pit dengan mobil Cadillac-nya, memicu VSC kedua. Namun, Ferrari tetap tidak memanggil kedua pembalapnya masuk pit, sehingga mereka harus menyelesaikan pit stop di bawah kondisi bendera hijau. Akibatnya, Leclerc harus puas finis di posisi ketiga dan Hamilton di posisi keempat, sementara Russell dan Kimi Antonelli meraih posisi satu-dua untuk Mercedes.

Menanggapi keputusan untuk tidak masuk pit saat VSC, yang berpotensi menghilangkan peluang meraih kemenangan, Vasseur merasa bahwa hal tersebut bukanlah faktor penyebab kekalahan. Menurutnya, kecepatan murni SF-26 dibandingkan dengan W17 lebih berpengaruh. "Kita harus realistis dengan hal ini; mereka delapan persepuluh detik lebih cepat dari kami kemarin. Kami berjuang keras sejak awal," jelas Vasseur kepada media.

Vasseur menambahkan bahwa pada tahap balapan tersebut, tidak ada yang memperkirakan hanya akan ada satu pit stop. Mereka menargetkan strategi optimal untuk memperpanjang durasi balapan. "Kami juga terkejut dengan umur ban; saya pikir kami bisa menyelesaikan 300 lap hari ini," tambahnya.

Namun, Vasseur mengakui bahwa Mercedes memiliki keunggulan performa selama balapan. "Masalahnya bukan pada strategi atau inti; ini hanya soal kecepatan murni," ujarnya. Bahkan setelah pit stop, Mercedes tetap lebih cepat tiga hingga empat persepuluh detik dan mampu mempertahankan kecepatan tersebut sepanjang balapan.

Meskipun demikian, Vasseur tidak menyesali strategi atau performa hari itu dan menilai timnya telah mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya. "Kami telah membuat langkah yang layak dibandingkan kemarin, dan mari kita fokus ke balapan berikutnya di China," tutupnya.

Artikel Tag: Ferrari

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru