Lawson: Penalti Mesin di Monza ‘Tidak Ideal’
Lawson: Penalti Mesin di Monza ‘Tidak Ideal’ - sumber: (racingnews365)
Berita F1 – Liam Lawson mengungkapkan bahwa mengambil penalti grid terkait mesin pada Grand Prix Italia bukanlah situasi yang ideal. Pembalap asal Selandia Baru ini melanjutkan perannya sebagai pengganti di Red Bull akhir pekan lalu saat Isack Hadjar masih dalam pemulihan dari cedera pergelangan tangan yang dialaminya selama liburan musim panas.
Red Bull memanfaatkan akhir pekan tersebut untuk memperkenalkan mesin baru ke pool Hadjar, dengan Lawson yang harus menerima dampak penalti grid. Akibatnya, ia harus memulai balapan dari posisi paling belakang sembari berusaha menambah perolehan poinnya tahun ini.
"Kami telah mengambil penalti mesin, jadi kami benar-benar fokus pada long runs selama latihan," kata Lawson kepada media termasuk RacingNews365. "Jelas, ini bukan situasi yang ideal mengambil mesin baru. Tapi saya pikir kami memiliki kecepatan untuk bisa menembus ke depan."
“Kami telah melakukan semua pekerjaan untuk memiliki mobil balap yang baik, dan memang demikian. Sayangnya, kami mengalami beberapa masalah kemarin yang berhasil kami selesaikan hari ini untuk balapan, dan mobil menjadi jauh lebih baik. Mencoba mengejar ketertinggalan 30 detik sangatlah sulit.”
Lawson menyelesaikan balapan di posisi ke-14, menandai kali keempat tahun ini dia gagal finis di dalam sepuluh besar. Tugasnya semakin sulit ketika beberapa pembalap di posisi tengah melakukan pit di bawah kondisi virtual safety car, memberikan mereka keuntungan dengan ban baru. Ketika ditanya apa yang mungkin terjadi tanpa intervensi VSC tersebut, Lawson menjawab, “Kami cukup cepat untuk bisa menembus ke depan, jadi kemungkinan lebih banyak poin.”