Kanal

Lewis Hamilton Bangkit, Kejar Gelar Kedelapan F1 Dimulai

Penulis: Juli Tampubolon
16 Jun 2026, 00:45 WIB

Lewis Hamilton Bangkit, Kejar Gelar Kedelapan F1 Dimulai - sumber: (racingnews365)

Berita F1: Grand Prix Barcelona-Catalunya 2026 akan tercatat dalam sejarah sebagai momen di mana Lewis Hamilton meraih kemenangan pertamanya untuk Ferrari. Juara tujuh kali ini akhirnya menghentikan dominasi Mercedes setelah tim tersebut memenangkan enam seri pembuka musim ini. Sementara George Russell berhasil finis di posisi kedua, hasil ini menjadi pukulan bagi pemimpin klasemen Kimi Antonelli yang harus mundur akibat masalah signifikan pada unit daya. McLaren juga berhasil meraih podium, sementara akhir pekan ini menjadi tantangan bagi Red Bull yang sebagian besar tidak berpengaruh.

🇬🇧 The Telegraph – Lima Alasan Mengapa Hamilton Bisa Meraih Gelar Kedelapan

Kemenangan Hamilton di Spanyol menandai puncak performa luar biasa yang belakangan ini ia tampilkan, namun sedikit yang menduga peningkatan Ferrari di Spanyol akan begitu efektif. Dengan kemenangan Hamilton dan Kimi Antonelli yang mundur, kini Hamilton terpaut 41 poin di klasemen. The Telegraph mendukung Hamilton untuk konsisten bertarung di barisan depan, dengan lima alasan mengapa 2026 bisa jadi tahun ia menambah gelar kedelapannya. Alasan tersebut meliputi: Ferrari kini memiliki sasis terbaik, kembalinya Hamilton yang bahagia, tim strategi Ferrari yang lebih baik, Mercedes yang terlihat semakin rentan, dan performa kuat Hamilton dibandingkan rekan setimnya, Charles Leclerc.

🇪🇸 Marca – Aston Martin Mengalami Kekecewaan Ketika Performa Honda Dinilai ‘Tidak Bisa Diterima’

Aston Martin mengalami masa sulit sepanjang 2026, namun Barcelona menjadi titik terendah mereka. Kedua pembalapnya memulai dari belakang, dengan Lance Stroll mengungguli Fernando Alonso untuk pertama kalinya dalam 42 kualifikasi grand prix. Namun, Stroll masih tertinggal satu detik dari mobil berikutnya, Cadillac milik Valtteri Bottas. Dalam grand prix, kedua mobil Aston Martin gagal mencapai garis finis akibat masalah teknis. Marca mempertanyakan bagaimana situasi Aston Martin seandainya mereka memilih pemasok mesin yang berbeda, menyebut situasi Honda sebagai "tidak bisa diterima". Namun dengan kekhawatiran juga pada sisi aerodinamika, jalan panjang menanti tim Aston Martin.

🇮🇹 La Gazzetta dello Sport – Hamilton ‘Terlahir Kembali’ dalam Perburuan Gelar F1 Kedelapan

Tidak mengherankan jika media Italia heboh dengan kembalinya Hamilton ke puncak podium. Sebagai merek Italia yang bangga, setiap cerita sukses Ferrari adalah berita besar di negara asalnya. Kerjasama Hamilton-Ferrari menarik perhatian besar tahun lalu, namun semua pihak kecewa karena mereka kesulitan beradaptasi. Tahun ini, ceritanya berbeda. La Gazzetta dello Sport menulis bahwa Hamilton "terlahir kembali" saat ia membidik gelar kedelapan yang memecahkan rekor. Meskipun Fred Vasseur cepat menyerukan ketenangan, publikasi tersebut menyatakan sudah terlambat untuk meredam harapan banyak Tifosi yang ingin melihat Ferrari kembali ke jalur juara.

🇳🇱 De Telegraaf – Verstappen Bisa Memicu Klausul Pembebasan dari Red Bull

Max Verstappen sebagian besar tidak berpengaruh dalam persaingan di Barcelona, hanya seminggu setelah memulai dari barisan depan di Monaco. Pembalap Belanda ini menyatakan bahwa Red Bull adalah tim keempat tercepat di lapangan saat ini karena mereka mulai tertinggal dari tim pesaing dalam klasemen kejuaraan. De Telegraaf kembali mengangkat klausul pembebasan dalam kontrak Verstappen, yang bisa ia aktifkan pada jeda musim panas jika dia tidak berada di dua besar dalam klasemen pembalap. Saat ini berada di posisi ketujuh, Verstappen masih jauh dari target – namun seperti yang dinyatakan publikasi, tidak ada jaminan bahwa juara empat kali itu akan memilih untuk melakukannya jika opsi tersebut tersedia.

🇦🇺 New Zealand Herald – Lawson Mengganggu ‘Masterplan’ Red Bull

Salah satu pembalap yang paling dalam performa terbaik dalam beberapa putaran terakhir tidak diragukan lagi adalah Liam Lawson, yang meraih hasil delapan besar lainnya di Barcelona pada hari Minggu. Pembalap asal Selandia Baru ini kini berada di dalam sepuluh besar klasemen pembalap dan mengalami waktu yang jauh lebih positif dibandingkan tahun lalu ketika ia masih memulihkan diri dari degradasi menyakitkan dari Red Bull. New Zealand Herald menyatakan bahwa performa Lawson saat ini tidak bisa diabaikan saat Red Bull merencanakan masa depan. Dengan Arvid Lindblad yang dibawa tahun ini dan juga memiliki kampanye rookie yang mengesankan, tim berbasis Milton Keynes ini mungkin menghadapi keputusan sulit mengenai susunan pembalap masa depannya.

Artikel Tag: Ferrari, Lewis Hamilton

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru