Lewis Hamilton Menang Dramatis di F1 Meski Bermasalah Ban
Lewis Hamilton Menang Dramatis di F1 Meski Bermasalah Ban - sumber: (racingnews365)
Berita F1: Tepat enam tahun yang lalu, pada 2 Agustus 2020, Lewis Hamilton menorehkan salah satu penyelesaian paling luar biasa dalam sejarah Formula 1. Dengan Mercedes yang terluka, ia berhasil melintasi garis finis di Sirkuit Silverstone untuk memenangkan Grand Prix Inggris hanya dengan tiga ban yang berfungsi.
Hamilton memulai balapan dari posisi terdepan, mendominasi jalannya perlombaan dengan otoritas yang menggambarkan tahun-tahun puncaknya. Sebuah insiden pada lap ke-13 yang dipicu oleh kecelakaan Daniil Kvyat membuat Safety Car turun ke lintasan, mendorong Mercedes untuk mengganti ban kedua pembalap mereka ke ban keras, sebuah strategi yang terbukti berisiko.
Masalah dimulai tiga lap menjelang akhir balapan. Valtteri Bottas, yang nyaman berada di posisi kedua, mengalami kegagalan ban depan kiri yang menjatuhkannya dari posisi podium ke P11 tanpa poin. Nasib serupa menimpa Carlos Sainz yang saat itu membalap untuk McLaren, di mana pada lap terakhir ia terlempar dari lima besar ke P13.
Mercedes memperingatkan Hamilton untuk melambat, namun sudah terlambat. Di lap terakhir, ban depan kiri Hamilton pecah, meninggalkan mobilnya berderak di atas pelek kosong, dengan percikan api mengiringi laju mobil di aspal Silverstone. "Sampai lap terakhir, semuanya berjalan relatif lancar… lalu di lintasan lurus, ban tiba-tiba kempis… itu benar-benar perasaan mendebarkan," kenang Hamilton setelah balapan.
Keunggulan yang Meluruh dalam Sekejap
Red Bull memutuskan untuk mengganti ban Verstappen sebagai langkah antisipasi setelah kegagalan ban Bottas, memberikan Hamilton keunggulan lebih dari 30 detik. Namun, keunggulan ini menguap dengan cepat saat juara dunia F1 tujuh kali ini berusaha keras mempertahankan mobilnya yang rusak hingga garis finis.
"Saya bisa mendengarnya mendekat… 30 detik, 20 detik… dan saya ingat berpikir ‘Ya Tuhan, ini salah satu perasaan paling mengerikan’ mendengar seseorang mendekat di lap itu," ujar Hamilton. Verstappen, dengan ban baru, menutup jarak menjadi hanya 5.856 detik di belakang Hamilton saat bendera finis dikibarkan, meraih putaran tercepat dalam prosesnya, namun kehabisan waktu. Charles Leclerc melengkapi podium untuk Ferrari, 18 detik di belakang juara.
Kemenangan ini merupakan yang ke-87 bagi Hamilton di Formula 1, yang ketujuh di sirkuit kandangnya, serta kemenangan ketiga berturut-turut dalam musim tersebut. Ini adalah akhir pekan pertama dari dua akhir pekan berturut-turut di Silverstone, dengan Grand Prix Peringatan 70 Tahun menyusul tujuh hari kemudian, sebuah balapan yang kemudian dimenangkan oleh Verstappen. "Saya hampir tidak bisa melewati dua tikungan terakhir, tetapi saya berhasil," refleksi Hamilton. Sedikit kemenangan dalam sejarah kejuaraan yang diperoleh dengan kerja keras seperti ini.
Artikel Tag: Lewis Hamilton, Mercedes