Lewis Hamilton Ungkap Rahasia Tetap Bugar di Usia Kepala Empat
Lewis Hamilton
Berita F1: Lewis Hamilton memasuki babak baru dalam kariernya di Formula 1. Pada usia 40 tahun dan menjelang musim ke 20 di ajang balap paling bergengsi dunia, pebalap Ferrari tersebut mengakui bahwa pendekatan terhadap kebugaran dan pemulihan tubuhnya kini jauh berbeda dibandingkan masa awal karier.
Sebagai salah satu pebalap paling senior di grid, Hamilton hanya lebih muda dari Fernando Alonso yang memulai debut grand prix pada 2001. Seiring bertambahnya usia, tuntutan fisik dan mental balapan 24 seri dalam satu musim membuat Hamilton harus beradaptasi dengan rutinitas yang lebih disiplin dan terstruktur.
“Rutinitas saya berubah, berkembang, dan menyesuaikan,” ujar Hamilton dalam wawancara dengan Men’s Health. Ia menjelaskan bahwa setiap pagi dimulai dengan peregangan, bahkan sebelum benar benar meninggalkan tempat tidur. Setelah itu, ia biasanya menjalani sesi lari sejauh enam hingga delapan mil, diikuti dengan ice bath sebagai bagian dari pemulihan.
Meski tetap aktif berlatih, Hamilton mengakui bahwa jenis latihannya kini lebih selektif. Ia menghindari angkat beban berlebihan agar berat badan tetap ideal untuk balapan. Sebagai gantinya, ia lebih banyak mengandalkan pilates, yoga, serta latihan interval intensitas tinggi jika jadwal memungkinkan.
Menurut juara dunia tujuh kali tersebut, ada dua hal yang kini menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar dalam rutinitasnya. “Ice bath adalah keharusan,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa peregangan dan pemulihan merupakan fokus utama yang dulu sering diabaikannya. “Dulu saya hanya berlatih lalu lanjut beraktivitas. Sekarang, pemulihan adalah bagian penting.”
Lewis Hamilton menilai bahwa perawatan tubuh tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga pada kondisi mental. Balapan Formula 1 menuntut konsentrasi tinggi, ketahanan emosi, serta kemampuan mengelola tekanan sepanjang musim.
Latihan pernapasan, meditasi, dan yoga kini menjadi bagian dari kesehariannya. Ia mengakui bahwa teknik pernapasan membutuhkan waktu untuk dikuasai, namun memberikan dampak besar pada ketenangan pikiran. Ice bath, menurutnya, juga melatih fokus mental karena memaksanya mengendalikan napas dan pikiran saat berada dalam kondisi tidak nyaman.
“Latihan lari masih menjadi terapi bagi saya,” ungkap Hamilton. Ia sering menggunakan momen tersebut untuk berpikir dan merapikan pikiran. Kombinasi latihan fisik dan mental inilah yang diyakini membantu Hamilton tetap positif dan kompetitif, meski harus menghadapi tantangan usia di dunia balap modern.
Artikel Tag: Lewis Hamilton, Ferrari, F1 2025, F1 2026