Kanal

Liam Lawson Hadapi Tekanan Helmut Marko Sebelum Didepak

Penulis: Juli Tampubolon
26 Mar 2026, 02:09 WIB

Liam Lawson Hadapi Tekanan Helmut Marko Sebelum Didepak - sumber: (racingnews365)

Berita F1 Liam Lawson menunjukkan ketahanan mentalnya setelah menghadapi tekanan dari perlakuan keras Helmut Marko, menurut Jolyon Palmer. Lawson dipromosikan ke tim senior Red Bull pada 2025 dengan hanya 11 kali start grand prix, namun hanya bertahan dua balapan sebelum digantikan oleh Yuki Tsunoda.

Setelah kembali ke Racing Bulls, Lawson akhirnya mampu menorehkan total 38 poin, hanya tertinggal 13 poin dari Isack Hadjar yang dipromosikan ke Red Bull untuk 2026. Selama kariernya di F1, Lawson dikenal sebagai pembalap yang tangguh. Palmer percaya bahwa pendekatan tanpa kompromi dari Marko justru merugikan pembalap asal Selandia Baru tersebut, terutama setelah Marko mundur dari tugasnya menjelang musim 2026.

"Saya pikir Marko adalah sosok besar yang bisa sangat keras pada pembalap muda yang muncul, menguntungkan mereka yang bisa berkembang dan menjadi juara dunia," kata Palmer dalam podcast F1 Nation. "Liam jelas merasakan tekanan itu tahun lalu, tetapi hal itu juga mengingatkan saya akan ketahanan yang dimilikinya, dan Anda harus mengatakan bahwa dia adalah pria yang tangguh."

"Kita telah melihatnya dalam pertarungan dari roda ke roda; dia tidak takut untuk menunjukkan ketidakpuasan kepada siapa pun yang mengganggunya dalam grand prix," tambah Palmer. Meskipun butuh waktu baginya untuk beradaptasi dengan Racing Bulls tahun lalu, akhirnya Lawson mampu menunjukkan performa baik, seperti yang terlihat di Melbourne.

"Bisa saja dia merasa terintimidasi dengan kehadiran Lindblad yang mendapatkan banyak pujian dari Australia, tetapi dia membalap dengan sangat baik di China, meraih poin di Sprint dan grand prix, dan itu akan membuatnya lebih tenang untuk tahun ini," pungkas Palmer.

Artikel Tag: Red Bull

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru