Liam Lawson Tolak Alasan Red Bull Menurunkannya
Liam Lawson Tolak Alasan Red Bull Menurunkannya - sumber: (racingnews365)
Berita F1 kembali menyoroti Liam Lawson yang menanggapi keputusan Red Bull untuk menurunkannya setelah hanya dua balapan di musim 2025. Pembalap asal Selandia Baru tersebut menegaskan bahwa ia tidak akan "menerima" alasan tersebut.
Lawson dipromosikan ke tim Red Bull untuk musim F1 2025 menggantikan Sergio Perez, yang telah sepakat untuk berpisah dengan tim berbasis di Milton Keynes tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Lawson harus bersaing dengan Max Verstappen, di mana pembalap asal Belanda itu langsung menunjukkan dominasinya. Namun, dalam dua balapan di Australia dan China, Lawson menghadapi berbagai masalah.
Menurut Lawson, tim Austria tersebut memutuskan untuk mengubah pengaturan mobilnya secara dramatis saat Grand Prix China dan memulai balapan dari pit lane, yang membuat mobilnya terasa tidak nyaman. Akhirnya, ia diturunkan kembali ke tim Racing Bulls, dengan Red Bull membuat keputusan tersebut berdasarkan performa dan kurangnya bentuk kerjasama dengan Verstappen.
Lawson mengungkapkan dalam podcast High Performance, "Masalahnya, performa digunakan sebagai alasan melawan saya, terlepas dari dua balapan itu, apapun alasannya…" Menurutnya, dua balapan di dua trek yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya dalam satu musim tidak seharusnya dijadikan patokan penilaian. "Ini adalah permainan tim yang sangat besar. Semua orang bekerja bersama, dan ya, jelas itu bukan perasaan saya ketika itu terjadi," tambah Lawson.
Kembali ke tim saudara Red Bull dari Grand Prix Jepang membuat Lawson tidak memiliki waktu untuk memproses apa yang terjadi, sesuatu yang ia percaya belum sempat dilakukannya hingga kini. Ketika ditanya bagaimana ia memproses emosi di balik keputusan tersebut, Lawson menjelaskan, "Saya… Sebenarnya saya tidak punya waktu, Anda tahu? Saya langsung masuk ke sisa musim. Kemudian Anda bisa mengatakan, oke, mungkin Anda dapat liburan musim panas dan bisa melihat kembali serta mencoba merenungkannya, tetapi sejujurnya, pada saat itu saya hanya berpikir, ‘Siapa peduli?’, Anda tahu? Saya sudah menjalani setengah musim, saya berada di posisi ini, jadi saya tidak pernah benar-benar merenungkannya atau memikirkannya terlalu banyak."
Latihan Pertama GP Austria Tanpa Liam Lawson
Artikel Tag: Red Bull, Liam Lawson