Kanal

Fabregas Bersinar, Juventus Tak Berdaya Dihantam Como 0-2

Penulis: Amalia Sihotang
22 Feb 2026, 01:39 WIB

Fabregas Bersinar, Juventus Tak Berdaya Dihantam Como 0-2 - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia: Pertandingan Serie A antara Juventus dan Como 1907 yang berlangsung di Turin pada 21 Februari 2026 menjadi sorotan utama. Dalam laga ini, Juventus harus menelan kekalahan yang ketiga secara berturut-turut di bawah asuhan pelatih Luciano Spalletti.

Juventus, yang mengusung formasi 3-4-2-1, tampil kurang meyakinkan. Penjaga gawang Di Gregorio menjadi salah satu pemain yang paling disorot dengan penampilan yang mengecewakan setelah kebobolan gol cepat di sisi dekat gawang. Hal ini mengguncang kepercayaan diri tim sejak awal pertandingan. Meski Yildiz menunjukkan sedikit kilau di lini depan, dia gagal memberikan ancaman berarti bagi pertahanan lawan. Ketika Yildiz ditarik keluar, meskipun dia mendapat tepuk tangan dari para pendukung, Juventus tetap tidak mampu menemukan ritme permainan yang lebih baik.

Sementara itu, Como yang bermain dengan formasi 4-2-3-1 tampil lebih solid dan efektif. Di bawah arahan pelatih Francesc Fabregas, Como menguasai jalannya pertandingan. Caqueret, yang menggantikan Nico Paz, tampil cemerlang sebagai gelandang serang dengan akurasi umpan hampir mencapai 90%. Bersama Da Cunha dan Vojvoda, mereka menjadi pilar penting bagi kemenangan Como. Vojvoda bahkan berhasil mencetak gol pembuka yang menjadi pondasi kemenangan tim tamu.

Fabregas layak mendapatkan pujian berkat taktiknya yang jitu meski bermain tanpa Nico Paz. Como tidak hanya bermain baik, tetapi juga sangat efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Dengan hasil ini, Como kini hanya terpaut satu poin dari Juventus dan dua poin dari zona Liga Champions, meskipun Roma masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.

Pertandingan ini menandai momen sulit bagi Juventus yang tampaknya kehilangan kreativitas dan soliditas yang diharapkan oleh Spalletti. Tantangan berat menanti mereka untuk kembali ke jalur kemenangan dan mengamankan posisi di kompetisi Eropa musim depan. Sementara itu, Como terus mengejar mimpi mereka untuk masuk ke kancah Liga Champions dengan performa yang terus meningkat.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru