☰
Kanal
✕

Fagioli Bertekad Wujudkan Mimpi Berlaga di Piala Dunia Bersama Italia

Penulis: Amalia Sihotang
01 Okt 2026, 00:54 WIB

Fagioli Bertekad Wujudkan Mimpi Berlaga di Piala Dunia Bersama Italia - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia: Nicolo Fagioli, gelandang muda berbakat milik ACF Fiorentina, kini kembali mencuri perhatian setelah tampil gemilang di laga UEFA Conference League melawan Jagiellonia Bialystok. Pemain berusia 25 tahun ini mengaku tidak menyangka akan kembali dipanggil ke Timnas Italia setelah dua tahun absen. Fagioli, yang pernah merasakan manisnya kemenangan 4-1 atas Israel pada Oktober 2024, kembali dipercaya turun sebagai starter saat Italia menumbangkan Turki dengan skor yang sama.

Kesempatan tampil melawan Prancis, yang diperkuat para pemain bintang dan dilatih oleh Zinedine Zidane, menjadi tantangan besar bagi Fagioli dan rekan-rekannya. Ia menyebut laga tersebut sebagai ujian nyata untuk membuktikan kemampuan mereka di atas lapangan. Sejak bergabung dengan Fiorentina pada Januari 2025 dari Juventus, Fagioli menunjukkan perkembangan pesat dan berharap bisa memenuhi impiannya tampil di Piala Dunia bersama Gli Azzurri.

Perjalanan karier Fagioli tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami masalah pribadi dengan kecanduan judi online yang membuatnya harus menjalani hukuman larangan bermain selama delapan bulan pada 2023. Namun, Fagioli mengaku telah banyak belajar dan merasa lebih matang, percaya diri, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Performa Italia saat menghadapi Turki menjadi kebangkitan setelah sebelumnya kalah 0-2 dari Belgia. Fagioli menegaskan pentingnya meraih hasil positif demi memperkuat posisi di klasemen dan membangun rasa percaya diri tim. Ia juga turut memberikan dukungan kepada Alessandro Romano, gelandang Cagliari yang baru saja debut bersama Italia dan sempat mendapat kritik akibat kesalahan di lapangan.

Menurut Fagioli, kritik di media sosial adalah hal biasa dalam dunia sepak bola, dan Romano yang masih muda diyakini akan terus berkembang. "Kami tidak bisa mengontrol apa yang orang katakan di luar sana, tapi itu tidak penting bagi kami," tutup Fagioli, menunjukkan solidaritas tim yang kuat.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru