Federasi Atletik Rusia Ajukan Banding ke CAS atas Sanksi World Athletics
World Athletics melarang seluruh atlet Rusia dan sekutunya, Belarus, mengikuti kompetisi internasional sejak Maret 2022 setelah Rusia melancarkan invasi ke Ukraina. (Foto: AP)
Federasi Atletik Rusia kembali menggugat sanksi yang dijatuhkan World Athletics dengan mengajukan perkara baru ke Court of Arbitration for Sport (CAS), Senin (10/8).
Gugatan tersebut menjadi upaya terbaru Rusia untuk mengakhiri pembatasan terhadap federasi dan atletnya di ajang internasional.
World Athletics melarang seluruh atlet Rusia dan sekutunya, Belarus, mengikuti kompetisi internasional sejak Maret 2022 setelah Rusia melancarkan invasi ke Ukraina.
Sanksi tersebut kembali dipertahankan dalam rapat dewan World Athletics pada Juli.
Federasi Atletik Rusia kemudian mengajukan banding terpisah ke CAS untuk menentang keputusan mempertahankan larangan tersebut.
Gugatan terbaru Rusia secara khusus menargetkan sejumlah pembatasan yang menurut federasi telah mengganggu hak organisasi.
Federasi tersebut menilai aturan yang berlaku membuat mereka tidak dapat menjalankan fungsi secara penuh dalam memperjuangkan kepentingan atlet Rusia di tingkat internasional.
"Sanksi terhadap Federasi Atletik Rusia belum pernah terjadi sebelumnya. Tidak ada federasi olahraga lain yang menghadapi pembatasan separah ini," kata direktur eksekutif Boris Yaryshevskiy dalam pernyataan resmi.
Menurut Yaryshevskiy, pembatasan tersebut bukan hanya menghambat operasional normal federasi, tetapi juga mengganggu perkembangan olahraga atletik di Rusia, khususnya bagi atlet-atlet muda.
Langkah hukum Rusia datang setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) bulan lalu melonggarkan sejumlah pembatasan terhadap Rusia menjelang Olimpiade Los Angeles 2028.
Pemerintah Rusia menyambut keputusan tersebut sebagai langkah penting dan mendorong organisasi olahraga internasional lainnya melakukan hal serupa.
Rusia sendiri telah lama berada di bawah pembatasan dalam atletik. Negara tersebut tidak tampil dengan benderanya sendiri di Kejuaraan Dunia Atletik sejak 2015, ketika federasi atletiknya dikenai skorsing akibat kasus doping yang meluas.
Sebelum invasi Ukraina, atlet Rusia masih memiliki jalur untuk mengikuti kompetisi internasional dengan status netral. Namun, program tersebut dihentikan pada 2022 setelah Rusia menginvasi Ukraina.
Dampaknya juga terasa di Olimpiade Paris 2024. Tidak ada atlet Rusia yang bertanding dalam cabang atletik pada pesta olahraga tersebut karena sistem kualifikasi berada di bawah pengawasan World Athletics.
Keputusan itu tetap berlaku meski IOC mengizinkan atlet Rusia dan Belarus yang memenuhi persyaratan tertentu untuk tampil sebagai atlet netral dalam beberapa cabang olahraga lainnya.
Artikel Tag: olimpiade