Filipe Coelho Ungkap Alasan Tolak Ajakan Liam Rosenior ke Chelsea
Filipe Coelho pilih bertahan di Strasbourg demi stabilitas keluarga. (Foto: Emilian Baldow/Icon Sport via Getty Images)
Berita Liga Prancis: Asisten pelatih Strasbourg, Filipe Coelho, akhirnya buka suara mengenai keputusannya menolak tawaran untuk bergabung dengan staf kepelatihan Chelsea awal tahun ini. Pelatih asal Portugal tersebut sempat dikaitkan erat dengan kepulangan ke Stamford Bridge saat Liam Rosenior meninggalkan klub Ligue 1 itu untuk menggantikan Enzo Maresca di London pada awal tahun baru.
Filipe Coelho bukanlah orang asing bagi publik London Barat karena ia pernah menjabat sebagai manajer tim Chelsea U-21 selama masa kepemimpinan Maresca. Ia baru meninggalkan London pada Juli tahun lalu untuk mengambil perannya saat ini di Prancis. Faktor keluarga menjadi alasan utama di balik keputusannya untuk tidak segera kembali ke Inggris bersama Rosenior.
"Saya sempat hampir ke Chelsea saat Liam pergi untuk mendampinginya di London, tetapi keluarga adalah pilar yang sangat penting. Tidak masuk akal membawa keluarga saya pergi dari adaptasi yang baik di Prancis untuk kembali ke London pada titik itu. Saya baru tiba lima bulan lalu dan ingin terus melanjutkannya," jelas Coelho kepada A Bola.
Meskipun daya tarik profesional untuk kembali ke Chelsea sangat nyata, pelatih berusia 41 tahun ini merasa waktunya belum tepat. Ia memilih untuk tetap bekerja di bawah manajer baru Strasbourg, Gary O'Neil, guna memperkaya resume kepelatihannya dengan berbagai gaya taktis yang berbeda.
"Saya merasa momen untuk menjadi pelatih kepala akan tiba. Saya tidak terburu-buru dan sedang menikmatinya. Pernah berada di klub seperti Chelsea, di mana saya dekat dengan Enzo Maresca, dan sekarang bisa memetik manfaat dari keahlian Liam Rosenior serta Gary O’Neil, ini adalah resume yang sangat kaya," tambahnya.
Coelho juga mengungkapkan ambisi jangka panjangnya untuk menjadi pelatih utama suatu saat nanti, termasuk kemungkinan kembali ke tanah kelahirannya. "Itu adalah liga yang sangat berarti bagi saya. Itu adalah negara saya. Kembali ke negara saya selalu ada dalam rencana," pungkas eks pelatih muda Chelsea tersebut.
Artikel Tag: Chelsea, Strasbourg, Liam Rosenior