Kanal

Flavio Cobolli Nilai Level Arthur Fery Usai Kalah Darinya Di Wimbledon

Penulis: Dian Megane
09 Jul 2026, 20:45 WIB

Flavio Cobolli [image: getty images]

Berita Tenis: Arthur Fery memastikan tempatnya di semifinal Wimbledon musim 2026 setelah mengalahkan Flavio Cobolli di hadapan penonton tuan rumah yang antusias di lapangan utama.

Petenis tuan rumah, Fery yang mendapatkan wildcard meraih kemenangan tiga set langsung pertamanya di Wimbledon musim ini melawan petenis berkebangsaan Italia.

Petenis berusia 23 tahun, Fery menjadi petenis dengan wildcard pertama yang mencapai semifinal Grand Slam nomor tunggal putra sejak Goran Ivanisevic pada musim 2001 sekaligus menjadi petenis putra Inggris kelima di Open Era yang mencapai semifinal Wimbledon.

Petenis tuan rumah akan menghadapi petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev untuk memperebutkan satu tempat di final Wimbledon.

“Saya merasa permainan Arthur sangat bagus untuknya. Cara saya bermain dan saya pikir itu permainan yang sempurna untuknya. Saya rasa saya tidak bermain dengan baik sejak poin pertama pertandingan. Mungkin saya sedikit gugup. Mungkin saya merasakan tekanan yang biasanya tidak saya rasakan,” jelas Cobolli.

“Melakoni perempatfinal melawan petenis yang sudah memainkan pertandingan maraton, berjam-jam di lapangan, dengan peringkat lebih rendah dari saya, jadi, saya merasa ini adalah kesempatan untuk tampil dengan baik. Mungkin, seperti yang dikatakan tim saya, saya tidak begitu rendah hati sejak poin pertama, tetapi saya merasa ini bukan hari saya. Bisa saja terjadi. Tetapi tetap saja perempatfinal di Grand Slam, jadi, saya tetap senang.”

Kedua petenis kali pertama bertemu di Australian Open awal musim ini, yang juga dimenangkan oleh petenis berkebangsaan Inggris dengan dua set langsung.

Ketika ditanya apakah level permainan Fery mengejutkannya dalam pertemuan kedua mereka, Cobolli menjawab, “Maksud saya, juga di Australia saya merasa level permainannya bukan dari petenis yang berada di luar 100 besar. Sekarang saya pikir levelnya mendekati, entah berapa, 50.”

Petenis berusia 23 tahun saat ini menghuni peringkat 36 dunia, naik 78 peringkat, dan masih bisa naik lebih tinggi jika ia mengalahkan juara French Open musim 2026, Zverev yang mengalahkan petenis berkebangsaan Italia di final Grand Slam tersebut.

“Saya rasa ia pantas mendapatkannya. Ia selalu bermain tenis dengan baik sejak masih muda. Kami tumbuh bersama,” lanjut Cobolli.

“Tenis bisa berubah seperti ini (menjentikkan jari). Sungguh, kali ini bukan hari saya. Mungkin ia bermain dengan lebih baik daripada pertandingan lainnya. Saya tidak tahu. Saya tidak menonton pertandingan lainnya. Tetapi saya merasa level permainannya sangat tinggi kali ini.”

Artikel Tag: wimbledon, alexander zverev, Flavio Cobolli, Arthur Fery

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru