Kanal

Fokus Karier Eropa, Pemain Keturunan Ini Belum Mau Bela Timnas Indonesia

Penulis: Abdi Ardiansyah
22 Jan 2026, 13:40 WIB

Pascal Struijk belum ada niatan untuk memperkuat Timnas Indonesia

Berita Sepak Bola: Upaya Timnas Indonesia memperluas opsi pemain keturunan belum sepenuhnya berjalan mulus. Sejumlah pemain berdarah Indonesia seperti Pascal Struijk masih memilih bertahan mengejar karier dan peluang di tim nasional Eropa.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang untuk mendekati pemain keturunan sebagai bagian dari penguatan skuad Garuda. Ia bahkan dijadwalkan melakukan lawatan ke Eropa untuk menjalin komunikasi langsung dengan sejumlah pemain diaspora. Namun, tidak semua pemain berdarah Indonesia langsung menyambut ajakan tersebut.

Sejumlah pemain keturunan secara terbuka menyatakan bahwa mereka belum tertarik membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Keputusan itu umumnya didasari ambisi pribadi untuk menembus tim nasional negara tempat mereka berkembang.

Nama pertama yang kerap menjadi sorotan adalah Pascal Struijk. Bek tengah Leeds United itu memiliki darah Indonesia dari sang ibu dan tampil reguler di kompetisi Inggris. Dengan postur 190 sentimeter serta pengalaman di level tinggi, Struijk dinilai ideal memperkuat lini belakang Garuda.

Namun pemain berusia 26 tahun tersebut menegaskan bahwa fokus utamanya masih tertuju pada Timnas Belanda.

“Menyenangkan melihat antusiasme fans Indonesia, itu menunjukkan betapa besarnya sepak bola di sana. Tetapi bermain untuk Indonesia bukan hal yang saya prioritaskan saat ini. Saya masih berharap suatu hari bisa membela Belanda,” ujar Struijk.

Sikap serupa juga ditunjukkan Jayden Oosterwolde. Bek kiri Fenerbahce itu secara rutin mendapat pertanyaan dari sang ibu terkait kemungkinan membela Indonesia atau Suriname. Meski demikian, Oosterwolde masih berambisi memperjuangkan tempat di Timnas Belanda.

“Saya merasa masih punya peluang dan itu yang ingin saya kejar,” ucapnya dalam sebuah wawancara media Turki.

Nama ketiga adalah Laurin Ulrich. Winger muda VfB Stuttgart yang kini dipinjamkan ke FC Magdeburg itu mengakui adanya ketertarikan dari Indonesia. Namun, prioritasnya saat ini adalah memperkuat Timnas Jerman kelompok usia.

“Saya tahu ada permintaan, tapi saat ini saya bermain untuk Jerman. Itu penting bagi perkembangan saya,” ujarnya.

Meski ketiganya belum bersedia memperkuat Timnas Indonesia, pintu belum sepenuhnya tertutup. Beberapa dari mereka bahkan menyiratkan kemungkinan di masa depan jika situasi dan karier memungkinkan.

Bagi Timnas Indonesia, kondisi ini menjadi pengingat bahwa proses naturalisasi bukan sekadar soal garis keturunan, tetapi juga menyangkut timing, ambisi pribadi, dan arah karier pemain.

Artikel Tag: Timnas Indonesia, Pascal Struijk, John Herdman

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru