Kanal

Francesco Bagnaia Alasan Tangannya Masih Cedera Jelang GP San Marino

Penulis: Abdi Ardiansyah
10 Sep 2026, 21:27 WIB

Francesco Bagnaia sempat alami crash di MotoGP Aragon

Berita MotoGP - Francesco Bagnaia kembali mengungkap kondisi tangan kanannya yang masih bermasalah jelang MotoGP San Marino 2026. Pernyataan ini kembali mengarah pada cedera yang sebelumnya justru dibantah Davide Tardozzi sebagai penyebab kesulitannya di Aragon.

Francesco Bagnaia datang ke MotoGP San Marino 2026 dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Pembalap Ducati tersebut mengaku tangan kanannya masih mengalami pembengkakan setelah menjalani operasi pada musim panas.

Situasi itu menjadi perhatian karena Bagnaia sebelumnya juga mengeluhkan masalah pada tangan kanannya ketika menjalani MotoGP Aragon. Saat itu, pembalap asal Italia tersebut mengaku masih kesulitan memberikan performa maksimal setelah menjalani operasi.

Namun, pernyataan Bagnaia kala itu tidak sepenuhnya sejalan dengan pandangan Ducati. Manajer tim Davide Tardozzi menilai masalah Bagnaia di Aragon bukan disebabkan oleh kondisi fisiknya, melainkan persoalan teknis pada motor Ducati GP26.

Kini, Bagnaia kembali mengungkap bahwa masalah pada tangan kanannya memang belum sepenuhnya hilang. Kepada Sky Sport Italia, ia menyebut tangannya masih bengkak menjelang balapan di Misano.

“Ya, semuanya berjalan cukup baik. Tangan saya masih bengkak. Memang sedikit lebih baik, tetapi masih mengganggu saya. Jadi, kita lihat saja nanti,” ujar Bagnaia.

Bagnaia menjalani operasi fasciotomy endoskopi pada lengan bawah kanannya ketika jeda musim panas. Operasi tersebut dilakukan untuk mengatasi masalah yang mulai mengganggunya sejak awal musim.

Empat pekan jeda kompetisi menjadi kesempatan bagi Bagnaia untuk menjalani prosedur tersebut. Sebelumnya, ia memilih tidak banyak berbicara mengenai kondisi cedera yang dialaminya.

Setelah operasi, Bagnaia kembali ke lintasan tetapi belum mampu menemukan performa terbaiknya. Ia bahkan mengalami dua kecelakaan dalam beberapa seri terakhir, masing-masing di MotoGP Inggris dan MotoGP Aragon.

Di Aragon, Bagnaia hanya mampu menempati posisi ke-11 dalam Sprint Race setelah lolos kualifikasi di urutan kedelapan. Sebelumnya, ia juga gagal finis setelah mengalami kecelakaan.

Kini Misano menjadi tantangan berikutnya bagi Bagnaia. Sirkuit tersebut sebenarnya memiliki catatan bagus baginya karena ia pernah memenangkan balapan MotoGP di sana pada 2021 dan 2022.

Selain menjadi balapan kandang Ducati, MotoGP San Marino juga menjadi kesempatan Francesco Bagnaia untuk membuktikan bahwa dirinya mampu kembali ke performa terbaik. Namun, kondisi tangan kanannya yang masih belum pulih sepenuhnya membuat hasil akhir sulit diprediksi.

Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, Davide Tardozzi, MotoGP San Marino

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru