Francesco Bagnaia Tak Gentar Meski Sachsenring Bukan Sirkuit Andalan
Francesco Bagnaia di Sirkuit Sachsenring, MotoGP Jerman
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia datang ke MotoGP Jerman 2026 dengan ekspektasi yang lebih realistis dibanding biasanya. Pembalap Ducati Lenovo itu mengakui Sachsenring bukan sirkuit yang paling cocok untuknya, namun ia tetap bertekad menutup paruh pertama musim dengan hasil positif.
Setelah mengalami akhir pekan yang mengecewakan di Assen, Francesco Bagnaia kini harus berlaga di Sachsenring, sirkuit yang selama ini bukan termasuk favoritnya.
Seri Jerman yang berlangsung pada 10 hingga 12 Juli menjadi balapan terakhir sebelum MotoGP memasuki jeda musim panas. Karena itu, Bagnaia berharap bisa mengakhiri paruh pertama musim dengan hasil yang lebih baik.
Pembalap asal Italia tersebut mengaku masih kecewa dengan hasil di MotoGP Belanda. Pada balapan itu, ia gagal menyelesaikan lomba setelah melalui akhir pekan yang penuh kesulitan.
"Akhir pekan di Assen sangat rumit. Gagal finis pada balapan hari Minggu benar-benar membuat saya kecewa, apalagi mengingat kerja keras yang sudah dilakukan bersama tim," ujar Bagnaia dalam keterangan resmi Ducati.
Meski demikian, juara dunia dua kali itu tidak ingin terlalu larut dalam kekecewaan. Bagnaia memilih fokus menghadapi tantangan berikutnya meski sadar karakter Sachsenring tidak terlalu sesuai dengan gaya balapnya.
"Secara historis Sachsenring bukanlah salah satu trek favorit saya. Akan tetapi kami datang ke akhir pekan ini dengan tekad yang kuat," ujar Bagnaia.
"Sangat penting meraih hasil yang baik agar kami bisa menutup paruh pertama musim dengan sebaik mungkin sebelum memasuki liburan musim panas.”
Bagnaia tidak ingin membebani dirinya dengan target berlebihan, terlebih ia akan menghadapi rekan setimnya, Marc Marquez, yang memiliki rekor luar biasa di Sachsenring.
Marquez dikenal sebagai penguasa Sachsenring dengan sembilan kemenangan di kelas MotoGP, termasuk delapan kemenangan beruntun yang membuat lintasan tersebut identik dengan namanya. Hal ini membuat sang juara bertahan MotoGP tersebut kembali menjadi favorit utama pada akhir pekan ini.
Meski harus menghadapi dominasi Marquez, Bagnaia tetap memiliki modal yang cukup menjanjikan. Pada musim lalu, ia berhasil naik podium di Sachsenring sehingga memiliki gambaran mengenai setelan motor yang kompetitif di lintasan tersebut.
Selain itu, jeda selama dua pekan setelah MotoGP Belanda juga dimanfaatkan Francesco Bagnaia untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus menikmati momen spesial setelah resmi menjadi seorang ayah.
Kini fokusnya hanya satu, yakni membawa pulang poin sebanyak mungkin agar tetap menjaga peluang dalam persaingan papan atas klasemen sebelum MotoGP memasuki libur musim panas.
Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, MotoGP Jerman