Kanal

Franjo von Allmen Kuasai Downhill Piala Dunia Terakhir Jelang Olimpiade

Penulis: Hanif Rusli
02 Feb 2026, 19:00 WIB

Franjo von Allmen beraksi dalam nomor downhill di Piala Dunia yang digelar Minggu (1/2) di Crans-Montana, Swiss. (Foto: AP)

Franjo von Allmen tampil dominan dengan menjuarai lomba downhill Piala Dunia putra terakhir sebelum Olimpiade, yang digelar Minggu (1/2) di Crans-Montana, Swiss.

Kemenangan ini menjadi sinyal kuat kesiapan sang juara dunia jelang Olimpiade Milan–Cortina, sekaligus memberi tuan rumah Swiss kemenangan kedua sepanjang akhir pekan.

Von Allmen mencatat kemenangan downhill keduanya musim ini dan yang keempat sepanjang karier Piala Dunia, setelah mengungguli veteran Italia Dominik Paris dengan selisih 0,65 detik.

Balapan ini digelar hanya enam hari sebelum nomor downhill Olimpiade dipertandingkan di lintasan legendaris Stelvio, Bormio.

“Saya sangat menyukai lintasan ini. Secara teknis terlihat mudah, tapi untuk melaju cepat tidaklah gampang,” ujar Franjo von Allmen. “Lintasan ini memberi kepercayaan diri besar, dan saya akan mencoba menampilkan ski terbaik saya di Bormio. Kemenangan ini sangat penting bagi saya.”

Dominik Paris, yang dikenal sebagai spesialis Bormio dengan rekor enam kemenangan downhill di sana, sempat memimpin cukup lama setelah start lebih awal. Namun kehadiran Von Allmen tak terbendung.

Meski harus puas di posisi kedua, Paris tetap optimistis. “Saya tahu Franjo sangat sulit dikalahkan di medan seperti ini. Naik podium hari ini sudah menjadi perasaan yang bagus,” katanya.

Posisi ketiga diraih pembalap Amerika Serikat Ryan Cochran-Siegle, yang tertinggal 0,70 detik dari pemenang.

Ini menjadi podium keduanya musim ini, setelah sebelumnya finis runner-up di Beaver Creek.

Cochran-Siegle menjadi satu-satunya pembalap di 10 besar yang bukan berasal dari Swiss atau Italia.

Sementara itu, pemimpin klasemen Piala Dunia Marco Odermatt harus puas di posisi keempat, mengakhiri rentetan delapan balapan downhill beruntun di mana ia selalu finis pertama atau kedua.

Beberapa pembalap top Austria, termasuk juara dunia 2021 Vincent Kriechmayr, memilih absen demi fokus persiapan Olimpiade.

Balapan sempat terhenti akibat kecelakaan pembalap Chile Henrik von Appen, yang terjatuh keras dan harus dievakuasi menggunakan helikopter. Hingga balapan berakhir, belum ada pembaruan resmi mengenai kondisinya.

Kemenangan Franjo von Allmen terasa semakin bermakna karena Crans-Montana masih dalam suasana duka, sebulan setelah kebakaran tragis di sebuah bar yang menewaskan 40 orang.

Seluruh perayaan dikurangi, bendera iklan dilepas, dan area finis dihiasi pesan belasungkawa. Dalam suasana penuh keheningan itu, Von Allmen tampil sebagai simbol kebangkitan dan harapan Swiss menjelang Olimpiade.

Artikel Tag: olimpiade

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru