Frank Schmidt Banggakan Kerja Keras Heidenheim Meski Tanpa Poin
Frank Schmidt Banggakan Kerja Keras Heidenheim Meski Tanpa Poin - sumber: (getfootballnewsgermany)
Berita Bundesliga kali ini menyajikan kisah tentang FC Heidenheim yang harus puas tetap berada di dasar klasemen setelah menelan kekalahan keempat berturut-turut. Meski kembali harus takluk, pelatih kepala FCH, Frank Schmidt, menanggapi hasil tersebut dengan optimisme yang lebih baik dibanding pekan sebelumnya. Kekalahan tipis 0-1 dari Augsburg, yang ditentukan melalui penalti di menit-menit akhir, tampaknya sedikit menghibur hati sang pelatih.
Schmidt pun melontarkan pujian bagi skuadnya dengan mengacu pada semangat Olimpiade. “Kami merasa sedikit sial melihat keseluruhan pertandingan,” tuturnya. Setelah babak pertama yang seimbang, timnya mulai menemukan ritme permainan dengan berhasil menekan Augsburg ke garis pertahanan mereka sendiri, menciptakan banyak peluang penting namun sayangnya belum mampu membuahkan gol. “Kami bermain apik baik di dalam maupun di luar kotak penalti,” lanjut Schmidt, meski harus diakui, gaya dan bentuk permainan belum bisa memberi nilai di papan skor seperti dalam olahraga skating.
Namun, Schmidt tetap optimis menatap peluang Heidenheim ke depan. Beberapa rekrutan baru, di antaranya Christian Conteh dan Eren Dinkçi, mulai menunjukkan tajinya. Conteh yang baru pulih dari cedera tampil cemerlang di sayap kiri dalam debut Bundesliganya, sementara Dinkçi dengan perannya sebagai pengumpan dari posisi nomor sepuluh berhasil memfasilitasi peluang dari lini tengah bersama Julian Niehues dan Jan Schöppner. Arijon Ibrahimovic, pemain pinjaman dari Bayern, juga tampil apik di sayap kanan. Kehadiran Hennes Behrens yang kuat dari posisi bek kiri memberikan dukungan pada Conteh, dan Sirlord Conteh serta striker Marvin Pieringer menambahkan energi baru saat tampil dari bangku cadangan.
Di akhir konferensi pers, Schmidt menyinggung soal kepercayaan nyata dari para punggawanya. “Saya melihat bukan hanya harapan, tetapi keyakinan dari tim hari ini” tambahnya. “Ini bukan pertama kalinya kami menghadapi situasi sulit dan kesenjangan poin yang besar,” tutup Schmidt, menegaskan bahwa kesulitan tersebut tidak menghalangi pendekatan maupun rencana pertandingan tim. Hingga saat ini, mereka sudah mengumpulkan cukup banyak peluang dalam tujuh pertandingan di tahun 2026 namun baru berhasil meraih dua poin dari perjuangan mereka.
Artikel Tag: FC Heidenheim, Frank Schmidt