Friksi dengan Erik ten Hag, Pemain Manchester United Ungkap Tak Diizinkan Hengkang
Friksi dengan Erik ten Hag, Pemain Manchester United Ungkap Tak Diizinkan Hengkang - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris –Erik ten Hag meninggalkan jejak yang kurang memuaskan selama dua tahun memimpin Manchester United. Pelatih asal Belanda ini sempat menunjukkan harapan di awal kariernya di Old Trafford, namun dengan cepat kehilangan dukungan dari fans dan beberapa pemain akibat sikapnya yang keras kepala. Meskipun berhasil membawa tim lolos ke Liga Champions di musim pertamanya, masalah di luar lapangan dan penampilan buruk di lapangan segera muncul.
Salah satu pemain yang merasakan dampak negatif adalah Aaron Wan-Bissaka. Bek kanan asal DR Kongo ini mengungkapkan bahwa dirinya sering merasa rindu rumah setelah pindah dari Crystal Palace ke United pada 2019. Wan-Bissaka mengaku sering pulang ke London usai latihan, meski perjalanan memakan waktu dua jam. Dia menggambarkan periode di United sebagai masa terburuk dalam kariernya, merasa kesepian dan tertekan.
Wan-Bissaka juga mengalami masa-masa sulit di bawah kepemimpinan Ten Hag dan Ralf Rangnick. Dia merasa tidak diinginkan ketika Ten Hag langsung menyatakan bahwa ia tidak masuk dalam rencana tim. Namun, ketika ingin pergi, Ten Hag justru menahannya. Hal ini membuatnya bingung dan tertekan secara mental.
Meski demikian, Wan-Bissaka memuji hubungan baiknya dengan Ole Gunnar Solskjaer, menyebutnya sebagai pelatih yang mendukung pemain sejak awal. Selama di Manchester, Wan-Bissaka turut meraih dua trofi, yaitu EFL Cup dan FA Cup, namun fokusnya selalu untuk kembali ke London.
Setelah mencetak dua gol dan memberikan 13 assist dalam 190 penampilan, Wan-Bissaka akhirnya pindah ke West Ham pada 2024. Hanya beberapa bulan kemudian, Ten Hag dipecat oleh Man United. Jika Wan-Bissaka bertahan sedikit lebih lama, mungkin ceritanya bisa berbeda.
Artikel Tag: Manchester United, Erik ten Hag