Kanal

Gabby Williams Gemilang, Prancis Lolos ke Final Piala Dunia FIBA 2026

Penulis: Hanif Rusli
13 Sep 2026, 10:11 WIB

Para pemain Prancis melakukan selebrasi setelah memastikan tiket ke final Piala Dunia FIBA Putri 2026. (Foto: AP)

Prancis melaju ke final Piala Dunia FIBA Putri 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Jerman 86-64 pada semifinal di Berlin Arena, Sabtu (12/9).

Gabby Williams menjadi motor kemenangan Prancis dengan mencetak 22 poin dan lima rebound.

Prancis mendapat perlawanan sengit dari Jerman yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri, tetapi tim tamu mampu menjaga kendali hingga akhir pertandingan.

“Ini pertandingan yang sulit,” kata pelatih Prancis Jean-Aime Toupane.

Janelle Salaun turut tampil penting dengan mencatat double-double berupa 14 poin dan 11 rebound.

Marine Johannes menyumbangkan 13 poin, termasuk tiga tembakan 3 poin, serta membantu Prancis memperlambat tempo permainan pada kuarter keempat.

“Ini benar-benar pertarungan malam ini. Saya pikir kami sudah siap untuk itu,” ujar Johannes.

Bagi kedua tim, semifinal ini merupakan penampilan pertama mereka di empat besar sejak babak tersebut diperkenalkan pada Piala Dunia FIBA 1986.

Prancis selanjutnya akan menghadapi pemenang semifinal antara Spanyol dan Amerika Serikat pada final yang berlangsung Minggu (13/9).

Amerika Serikat merupakan juara bertahan Piala Dunia FIBA empat edisi terakhir sekaligus favorit utama turnamen.

Jerman memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi setelah menorehkan sejarah di turnamen keduanya.

Tim asuhan Olaf Lange sebelumnya menyingkirkan Belgia, juara EuroBasket, pada perempat final dan untuk pertama kalinya mencapai semifinal Piala Dunia.

Namun, tekanan pertahanan Prancis membuat Jerman kesulitan mengembangkan permainan.

Jerman melakukan 25 turnover sepanjang pertandingan, yang dinilai menjadi faktor utama kekalahan mereka.

“Ketika Anda melakukan 25 turnover dan menurut saya 10 sampai 12 di antaranya tidak perlu atau terjadi karena ceroboh, sangat sulit bertahan dalam pertandingan melawan Prancis,” kata Lange.

Meski gagal mencapai final, Jerman masih berpeluang merebut medali perunggu pada Minggu.

Perjalanan mereka di turnamen juga tetap menjadi pencapaian terbaik dalam sejarah tim setelah mampu bangkit dari kekalahan 30 poin dari Spanyol pada laga pembuka.

“Kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami mengalami pertandingan yang sangat sulit di laga pertama, lalu bangkit dan bermain sangat baik pada pertandingan berikutnya. Itu rencana kami, dan semuanya positif mulai sekarang,” kata Leonie Fiebich.

Fiebich juga menyoroti jadwal padat Jerman yang harus menjalani tiga pertandingan secara beruntun tanpa jeda satu hari dalam turnamen tersebut.

“Ini gila. Dalam turnamen seperti Piala Dunia, menjalani tiga pertandingan beruntun benar-benar luar biasa,” ujarnya.

Artikel Tag: FIBA

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru