Kanal

Gaji Pelatih Premier League: Siapa yang Termahal?

Penulis: Hardy D
02 Apr 2026, 15:15 WIB

Gaji Pelatih Premier League: Siapa yang Termahal? - sumber: (givemesport)

Berita Liga Inggris – Tekanan besar membayangi para manajer Liga Premier Inggris, terutama dengan gaji yang menggiurkan. Manajer diharapkan meraih hasil maksimal, mengingat jutaan pound dipertaruhkan setiap musim. Meskipun keputusan pemecatan bisa terasa kejam, kompensasi besar yang diterima manajer sedikit mengurangi beban tersebut.

Di Nottingham Forest, Vitor Pereira menghadapi tantangan berat setelah menggantikan Sean Dyche yang hanya memimpin 21 pertandingan. Forest berharap dapat bertahan di Liga Premier setelah awal musim yang buruk di 2025/26, di mana Nuno Espirito Santo dan Ange Postecoglou kehilangan pekerjaan.

Sementara itu, Brentford melakukan langkah berani dengan mempromosikan Keith Andrews, mantan pelatih set-piece, menjadi manajer utama setelah kepergian Thomas Frank ke Tottenham. Meski banyak yang meragukan kemampuannya, Andrews berhasil membungkam kritik dengan penampilan mengesankan meski hanya digaji £1,3 juta per tahun.

Andoni Iraola, yang dulu menangani Rayo Vallecano, kini memimpin Bournemouth dengan gaji £1,5 juta per tahun. Setelah awal yang sulit, Iraola berhasil memperbaiki performa timnya di paruh kedua musim 2023/24. Bournemouth yang jarang berinvestasi besar kini menunjukkan peningkatan berkat kepemimpinan Iraola.

Di Wolverhampton Wanderers, Rob Edwards menggantikan Vitor Pereira dengan harapan membalikkan nasib klub. Meski Wolves masih berjuang menghindari degradasi, kemenangan atas tim-tim besar memberikan harapan baru. Edwards menerima gaji £1,5 juta per tahun setelah Wolves membayar kompensasi hampir £3 juta ke Middlesbrough.

Scott Parker, yang direkomendasikan oleh Sir Alex Ferguson, telah membawa Burnley kembali ke Liga Premier. Namun, Burnley kini menghadapi ancaman degradasi dengan Parker menerima £1,6 juta per tahun. Meski demikian, perjalanan Parker di liga elit Inggris cukup menantang.

Manchester United mempercayakan posisi manajer sementara kepada Michael Carrick setelah memecat Ruben Amorim. Carrick berhasil membangkitkan performa tim dengan formasi empat bek. Kini, United dihadapkan pada keputusan besar untuk masa depan Carrick di klub.

Leeds United, di bawah manajer Daniel Farke, berhasil promosi dengan poin sempurna di Championship. Farke digaji £2 juta per tahun dan bertanggung jawab menjaga Leeds tetap di Liga Premier hingga 2027. Meski sempat dikritik, Farke perlahan membuktikan kemampuannya.

Regis Le Bris, pelatih Sunderland sejak 2024, membawa tim ke Premier League dalam satu musim. Dengan gaji £2 juta per tahun, Le Bris berhasil membawa Sunderland menantang posisi Eropa di musim 2025/26.

Fabian Hurzeler, manajer termuda di Liga Premier, memimpin Brighton & Hove Albion dengan gaji £2,5 juta. Mantan pelatih St Pauli ini sukses membawa Brighton finis di posisi kedelapan pada musim pertamanya dan berambisi untuk lebih baik lagi.

Oliver Glasner, yang menukangi Crystal Palace, berhasil membawa klub meraih Piala FA 2025. Dengan gaji £4 juta per tahun, Glasner mengumumkan akan meninggalkan Palace setelah kontraknya berakhir musim panas ini.

Artikel Tag: Bournemouth, Crystal Palace, Sunderland, Michael Carrick, Leeds United, Burnley, Scott Parker, Daniel Farke, Vitor Pereira, Oliver Glasner, Andoni Iraola, Rob Edwards, fabian hurzeler, Regis Le Bris, Keith Andrews

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru