Kanal

Gasperini Apresiasi Roma Tahan Imbang Milan yang Berbahaya

Penulis: Amalia Sihotang
27 Jan 2026, 12:43 WIB

Gasperini Apresiasi Roma Tahan Imbang Milan yang Berbahaya - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia – Gian Piero Gasperini, pelatih kepala AS Roma, menegaskan bahwa timnya layak mendapatkan pujian setelah bermain imbang 1-1 melawan AC Milan yang berada di posisi kedua klasemen Serie A. "Mereka selalu berbahaya, bahkan ketika Anda merasa mendominasi mereka," ujar Gasperini.

Pertandingan ini sempat mengingatkan pada malam yang mengecewakan di San Siro awal November lalu, ketika Giallorossi menyia-nyiakan banyak peluang, termasuk penalti Paulo Dybala, dan kalah 1-0. Pada pertandingan di Turin, Koni De Winter membuka skor dengan sundulan setelah menerima umpan dari Luka Modric dari sepak pojok pendek, namun Lorenzo Pellegrini berhasil menyamakan kedudukan melalui titik penalti.

Gasperini melihat performa positif dari Roma. "Kedua eksekutor penalti utama kami, Dybala dan Malen, sudah keluar, jadi kami bertanya-tanya siapa yang akan melakukannya dan mengira Cristante, tapi Pellegrini tampil dan melakukannya dengan sangat baik," kata Gasperini kepada DAZN Italia.

Luka Modric mengungkapkan bahwa Roma mendominasi babak pertama, namun tanpa penalti tersebut, ia meragukan mereka bisa menyamakan kedudukan. "Ketika Milan memimpin, mereka menjadi sangat berbahaya dalam serangan balik, terutama dengan kaki segar dari Pulisic dan Fullkrug," tambah Gasperini. "Jika kami kalah, itu akan menjadi pukulan pahit. Jika kami unggul lebih dulu, kami akan memiliki peluang besar untuk menang."

Kedatangan Donyell Malen dan Robinio Vaz pada bursa transfer Januari memberikan lebih banyak variasi di posisi penyerangan. "Malen adalah pemain luar biasa sebagai penyerang tengah, dan dia akan mendapatkan kebugaran yang lebih baik seiring berjalannya waktu. Melawan pertahanan Milan yang sangat dalam hari ini, dia melakukan beberapa hal luar biasa dengan pergerakannya; kami yakin dia adalah rekrutan yang hebat."

Roma bermain dengan skuad yang sangat muda. "Kami menghadapi tim yang berada di posisi kedua di klasemen Serie A dan kami meninggalkan pertandingan ini dengan merasa lebih kuat," canda Gasperini.

Milan terkenal dengan serangan baliknya yang mematikan, sehingga setelah memimpin, mereka berada dalam posisi untuk melakukan lebih banyak kerusakan, tetapi pertahanan Roma bertahan dengan kokoh. "Kami layak mendapatkan pujian untuk itu, karena Milan memiliki pelari cepat seperti Leao, Pulisic, Nkunku, bahkan Rabiot. Mereka selalu berbahaya," ujar Gasperini. "Pertahanan saya musim ini sangat luar biasa, dan membatasi Milan malam ini adalah tanda usaha dan determinasi kami."

Namun, kabar buruk datang dari tim medis, karena Manu Kone harus ditarik keluar karena diduga mengalami cedera otot fleksor kanan sebelum satu jam pertandingan. Mario Hermoso juga akan absen setidaknya selama sebulan, tetapi Daniele Ghilardi mengesankan dalam barisan bek tiga malam ini. "Dia juga tampil sangat baik melawan Stuttgart pada hari Kamis. Ghilardi telah berkembang pesat sejak awal musim," kata Gasperini.

Ini adalah hasil imbang pertama dalam masa kepelatihan Gasperini di Roma, setelah meraih 19 kemenangan dan 10 kekalahan di Serie A, Liga Europa, dan Coppa Italia. Hasil ini membuat Roma menyamai Napoli di posisi ketiga, namun mereka kini tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen, Inter. Lebih penting lagi, Juventus hanya terpaut satu poin di belakang mereka di posisi kelima, dengan Como juga kini turut bersaing untuk posisi Liga Champions.

Artikel Tag: AC Milan, AS Roma, Gian Piero Gasperini

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru