Gazzetta Menganalisis, Marcus Thuram: Wasit Mengira Saya Pemain Diving
Marcus Thuram
Berita Liga Italia: Marcus Thuram menilai wasit mengira dia sebagai tukang diving usai penalti ditolak lawan Fiorentina. La Gazzetta dello Sport menelusuri soal reputasinya
Marcus Thuram menjadi sorotan setelah La Gazzetta dello Sport menyebut penalti yang tidak diberikan kepadanya saat Inter Milan melawan Fiorentina sangat jelas, meski nerazzurri berhasil menang comeback di laga tersebut dengan skor 2-1.
Media yang berbasis di Milano tersebut menjelaskan jika menit ke-61 Thuram masuk ke kotak penalti, melewati Viery dengan bersih, lalu dijegal. Wasit Mariani sempat menunjuk titik penalti, tetapi segera mengubah keputusannya.
"Para wasit mengira saya tukang diving." Gazzetta lalu bertanya, apakah Thuram sedang membangun reputasi sebagai pemain yang melebih-lebihkan kontak, dan benarkah demikian.” tulis gazzetta.
Sebagai contoh terdekat, pertandingan di Renato Dall'Ara saat Inter menang 3-1 dalam comeback atas Bologna. Thuram mendapat kartu kuning pada menit ke-61 karena dianggap diving saat kontak dengan Matteo Darmian.
Sang pemain kemudian didenda 2.000 Euro karena dianggap berpura-pura dilanggar. Kamera Haier Cam pada wasit Daniele Doveri merekam percakapan keduanya. Wasit berkata, "Tidak, tidak...", dan Thuram menjawab, "Sumpah, sumpah."
Gazzetta juga mengingat 14 Januari 2026 di Inter-Lecce, saat Thuram mendapat kartu kuning dari wasit Maresca pada menit ke-14 karena diving setelah kontak dengan Pierotti. Untuk kasus itu Gazzetta menilai Thuram salah.
Di program Pressing, Cesari menyebut kontak Viery-Thuram sebagai penalti, sedangkan Biasin menilai ini penalti di semua benua. Condò menyebut kesalahan itu jelas dan nyata, sehingga VAR seharusnya turun tangan.
Artikel Tag: Inter Milan, Liga Italia, marcus thuram