Gervonta Davis Ditangkap di Miami Usai Dua Pekan Pencarian Polisi
Surat perintah penangkapan terhadap Gervonta Davis dikeluarkan pada 14 Januari dengan sejumlah dakwaan berat. (Foto: Fight TV)
Petinju Amerika Serikat Gervonta Davis kembali terseret masalah hukum serius.
Mantan juara dunia di tiga kelas berbeda itu ditangkap di Miami pada Rabu (28/1) malam, dua pekan setelah surat perintah penangkapannya diterbitkan oleh pihak kepolisian Miami Gardens.
Dalam pernyataan resmi, polisi menyebut Davis dibekuk setelah operasi pengawasan lintas tiga wilayah yang melibatkan Miami Gardens Police Department dan satuan tugas buronan United States Marshals.
Gervonta Davis ditangkap tanpa perlawanan di kawasan Miami Design District dan kemudian ditahan di Turner Guilford Knight Correctional Center sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
Surat perintah penangkapan terhadap Davis dikeluarkan pada 14 Januari dengan sejumlah dakwaan berat, termasuk penganiayaan (battery), penahanan ilegal (false imprisonment), serta percobaan penculikan.
Kasus ini berakar dari insiden yang diduga terjadi pada 27 Oktober lalu di sebuah klub malam.
Menurut laporan polisi, Gervonta Davis mendatangi klub tersebut dan terlibat konfrontasi dengan mantan kekasihnya, yang bekerja sebagai pelayan VIP.
Ia diduga menarik korban ke ruang belakang, melakukan penyerangan, serta menahannya.
Dalam laporan disebutkan Davis menarik rambut dan mencekik leher korban sambil mengancam, sebelum akhirnya membawa perempuan tersebut ke area parkir dan melepaskannya.
Korban, yang diidentifikasi bernama Courtney Rossel, mengatakan kepada polisi bahwa ia mulai mengenal Davis pada 2022 dan sempat menjalin hubungan selama lima bulan pada 2025 sebelum putus dan tidak lagi berkomunikasi.
Selain laporan pidana, Rossel juga mengajukan gugatan perdata terpisah terhadap Davis.
Pengacara korban, Jeff Chukwuma, sebelumnya menegaskan bahwa keterangan polisi sejalan dengan isi gugatan perdata yang diajukan.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat kesulitan menyerahkan dokumen gugatan kepada Davis sebelum akhirnya surat perintah penangkapan dikeluarkan.
Penangkapan ini kembali menambah daftar panjang masalah hukum Gervonta Davis.
Pada Oktober lalu, ia tengah menjalani persiapan pertarungan melawan Jake Paul di Miami, namun dicoret dari kartu pertandingan setelah gugatan diajukan dan digantikan oleh Anthony Joshua.
Laga terakhir Davis di ring terjadi pada Maret, ketika ia ditahan imbang Lamont Roach Jr.
Davis sebelumnya juga memiliki riwayat kasus hukum lain, termasuk tuduhan kekerasan dalam rumah tangga dan kasus tabrak lari di Baltimore pada 2023 yang berujung hukuman masa percobaan tiga tahun serta tahanan rumah 90 hari.
Hingga kini, belum jelas bagaimana penangkapan di Florida ini akan berdampak pada status hukum dan masa percobaannya di Maryland.
Artikel Tag: Gervonta Davis, Jake Paul, Tinju