Carter Loflin Berhenti Gugat NCAA, Harapan Kembali Bela Georgia Harus Pupus
Carter Loflin
Berita Golf - Perjuangan Carter Loflin untuk mendapatkan musim kelima bersama tim golf Georgia Bulldogs harus berakhir setelah batas waktu pendaftaran roster musim baru terlewati.
Erramilli mengajukan pemberitahuan penghentian gugatan secara sukarela tanpa prejudice pada Senin, 31 Agustus. Pengajuan tersebut dilakukan sehari setelah Georgia diwajibkan menyerahkan daftar pemain untuk musim baru yang sudah dimulai pada Senin melalui sebuah turnamen di Knoxville, Tennessee.
Loflin sebelumnya menggugat NCAA karena merasa memiliki dasar hukum untuk mendapatkan tambahan satu tahun masa kelayakan bermain. Gugatan tersebut berkaitan dengan perubahan aturan NCAA yang diberlakukan pada Juni 2026.
Melalui aturan baru tersebut, NCAA memperkenalkan model kelayakan berdasarkan usia yang pada prinsipnya memungkinkan atlet mengikuti kompetisi selama lima musim dalam periode lima tahun. Namun, lulusan sekolah menengah pada 2022 seperti Loflin tidak termasuk dalam kelompok yang memperoleh manfaat dari perubahan tersebut.
Akibatnya, setelah menyelesaikan musim keempatnya bersama Georgia pada musim semi lalu, Loflin harus menghadapi kemungkinan bahwa karier golf perguruan tingginya telah berakhir.
Situasi tersebut menjadi semakin mengecewakan setelah Loflin menunjukkan performa luar biasa pada US Amateur 2026. Ia berhasil melaju hingga semifinal turnamen bergengsi tersebut di Merion Golf Club pada Agustus, memperlihatkan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi golf amatir Amerika Serikat.
Carter Loflin dan pengacaranya bahkan sempat membawa perkara tersebut ke pengadilan di Athens. Pada Jumat, 28 Agustus, Erramilli dan pengacara NCAA Doug Minor hadir dalam persidangan di hadapan Western Circuit Superior Court Judge H. Patrick Haggard.
Namun, hingga batas waktu yang dibutuhkan Loflin, Haggard belum memberikan keputusan.
Erramilli sebelumnya telah mengajukan permohonan darurat untuk meminta peninjauan kembali pada Jumat sore. Langkah tersebut diperlukan karena Loflin membutuhkan temporary restraining order agar dapat kembali masuk roster Georgia sebelum batas waktu yang ditetapkan.
Meski akhirnya menarik gugatan, Erramilli tetap meyakini posisi hukum mereka cukup kuat.
"Saya memang berpikir hukum berada di pihak kami. Ini hanya persoalan waktu," ujar Erramilli kepada Athens Banner-Herald.
Menurut sang pengacara, perkara tersebut kini tidak lagi memberikan manfaat langsung bagi Loflin karena ia sudah tidak dapat bermain untuk Georgia musim ini. Loflin sendiri berencana tetap berkuliah di University of Georgia hingga menyelesaikan gelarnya.
Erramilli juga memberikan peringatan kepada atlet lain yang mungkin menghadapi persoalan serupa. Menurutnya, mereka harus bergerak lebih cepat jika ingin menggunakan jalur hukum untuk mendapatkan tambahan masa kelayakan.
"Pengadilan akan membutuhkan waktu, jadi bagi siapa pun yang memiliki batas waktu dalam waktu dekat, lebih baik bertindak lebih awal daripada berasumsi bahwa mereka pasti akan mendapatkan perintah sementara," kata Erramilli.
Dengan demikian, perjalanan Carter Loflin bersama Georgia Bulldogs berakhir setelah empat musim. Meski tidak mendapatkan kesempatan kelima, penampilannya hingga semifinal US Amateur 2026 menjadi penutup yang kuat untuk karier golf perguruan tingginya.
Artikel Tag: NCAA, golf news, US Amateur Championship