Kanal

Derek Sprague Lepas Jabatan CEO PGA of America Demi Fokus Rawat Keluarga

Penulis: Hanif Rusli
10 Jan 2026, 15:43 WIB

Derek Sprague mengatakan bahwa momen pernikahan putrinya bulan lalu menjadi titik balik dalam pengambilan keputusan tersebut. (Foto: Golf Digest)

Derek Sprague resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO PGA of America setelah menjabat selama satu tahun.

Keputusan tersebut diambil untuk memprioritaskan keluarga, khususnya guna membantu merawat ibu dan ibu mertuanya yang membutuhkan perhatian lebih.

Derek Sprague berencana kembali ke Malone, New York, kampung halamannya di wilayah upstate New York.

Sprague mulai menjabat sebagai CEO pada Januari 2025.

Ia mencatatkan sejarah sebagai klub profesional pertama dalam 20 tahun terakhir yang menduduki posisi CEO PGA of America, sekaligus mantan presiden PGA pertama yang dipercaya mengemban peran tersebut.

PGA of America sendiri menaungi sekitar 30.000 profesional golf dan mengelola sejumlah ajang prestisius, termasuk Ryder Cup di Amerika Serikat serta PGA Championship untuk kategori pria, wanita, dan senior.

Dalam pernyataan resminya, Sprague mengatakan bahwa momen pernikahan putrinya bulan lalu menjadi titik balik dalam pengambilan keputusan tersebut.

Ia menyadari keluarganya membutuhkan kehadirannya secara langsung.

“Fokus pada keluarga kini menjadi prioritas utama saya, dan keputusan terbaik adalah mundur dari posisi CEO serta pulang ke rumah untuk mendampingi mereka,” ujar Sprague.

Meski meninggalkan jabatan utama, Derek Sprague tidak sepenuhnya lepas dari organisasi.

Ia akan tetap berperan sebagai penasihat guna memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar hingga PGA of America menunjuk CEO baru, yang diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan.

Sprague telah memberi tahu dewan PGA of America sejak awal Desember mengenai rencananya tersebut.

Sprague sebelumnya menjabat sebagai presiden PGA of America pada periode 2014–2016. Ia ditunjuk sebagai CEO untuk menggantikan Seth Waugh, mantan CEO Deutsche Bank Americas yang memimpin PGA of America sejak 2018.

Selama masa kepemimpinannya, Sprague dikenal aktif terlibat dalam isu-isu penting, termasuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Rory McIlroy terkait insiden pelecehan verbal yang dialami pegolf asal Irlandia Utara itu pada Ryder Cup di Bethpage Black.

Selain itu, Derek Sprague juga dikenal sebagai penentang keras rencana USGA dan R&A terkait pengurangan jarak bola golf untuk kompetisi elite.

Kariernya di dunia golf dimulai dari Malone Golf Club, sebelum berlanjut ke Liberty National dan TPC Sawgrass.

Ia diabadikan dalam Hall of Fame PGA of America pada 2019.

Pengunduran diri Sprague menambah daftar pergantian pucuk pimpinan di dunia golf, menyusul perubahan kepemimpinan di PGA Tour Enterprises, LPGA, dan R&A dalam dua tahun terakhir.

Artikel Tag: Derek Sprague

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru