☰
Kanal
✕

DP World Tour Tolak Pegolf yang Bergabung dengan LIV Golf 2.0 pada 2027

Penulis: Hanif Rusli
15 Okt 2026, 21:15 WIB

DP World Tour tidak akan lagi memberikan status bersyarat kepada pegolf yang bergabung dengan LIV Golf 2.0, berbeda dari kebijakan yang diterapkan dalam beberapa musim terakhir. (Foto: Golf Digest)

DP World Tour tidak akan memberikan keanggotaan kepada pegolf yang bergabung dengan LIV Golf 2.0 untuk musim 2027.

CEO DP World Tour Guy Kinnings menegaskan bahwa para pegolf harus memilih tur yang akan mereka ikuti dan mematuhi aturan yang berlaku.

Dalam wawancara dengan BBC Sport pada Senin (12/10), Kinnings mengatakan DP World Tour tidak akan lagi memberikan status bersyarat kepada pegolf yang bergabung dengan LIV Golf, berbeda dari kebijakan yang diterapkan dalam beberapa musim terakhir.

Batas waktu pengajuan keanggotaan DP World Tour ditetapkan pada 16 November.

“Para pemain harus membuat pilihan. Kami memiliki aturan dan regulasi untuk melindungi tur kami dan seluruh anggota wajib mematuhinya. Pemain yang tidak bersedia mematuhi aturan dan regulasi kami seharusnya tidak mengajukan keanggotaan tur kami,” kata Kinnings.

Keanggotaan DP World Tour menjadi syarat bagi pegolf untuk mewakili Eropa dalam Ryder Cup 2027, yang dijadwalkan berlangsung pada 17-19 September di Adare Manor, Irlandia.

Pada musim ini, DP World Tour mengizinkan sejumlah pegolf tampil di kedua tur dengan memberikan status bersyarat kepada lebih dari 10 pemain LIV Golf.

Mereka termasuk juara dua kali turnamen mayor Jon Rahm, Tyrrell Hatton, Tom McKibbin, Adrian Meronk, dan David Puig.

Namun, pengacara Rahm mengungkapkan dalam sidang kepailitan pekan lalu bahwa pegolf asal Spanyol itu tidak akan menjadi bagian dari LIV Golf 2.0.

Pengacaranya, John Beck, mengatakan Rahm dan LIV Golf tengah menyelesaikan kesepakatan pemisahan yang ditargetkan rampung pada Kamis.

LIV Golf dan sejumlah entitas terkaitnya mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11 secara sukarela pada 8 September.

Dokumen pengadilan mencatat liga tersebut memiliki aset senilai 100 juta hingga 500 juta dolar AS, sementara kewajibannya mencapai 500 juta hingga satu miliar dolar AS.

Pada 5 Oktober, LIV Golf mengajukan perjanjian dukungan restrukturisasi ke Pengadilan Kepailitan AS di New Jersey.

Kesepakatan itu membuka peluang investasi 300 juta dolar AS dari BC Partners, dengan sejumlah persyaratan, termasuk penandatanganan kontrak baru dengan pemain sesuai rencana bisnis LIV Golf 2.0.

Batas waktu bagi pegolf LIV Golf saat ini untuk berkomitmen bergabung dengan format baru tersebut diperpanjang hingga 25 Oktober.

Belum jelas siapa dan berapa banyak pemain yang harus menandatangani kontrak agar investasi itu terealisasi.

LIV Golf juga meminta izin pengadilan untuk mengakhiri kontrak pemain yang berlaku saat ini guna menerapkan perjanjian baru, skema kompensasi, dan struktur kepemilikan pemain. Permintaan tersebut dijadwalkan dibahas dalam sidang pada Rabu.

Kapten LIV Golf Sergio Garcia telah dibebaskan dari kontraknya.

Sementara itu, pengacara yang mewakili Bryson DeChambeau, Cameron Smith, Cameron Tringale, Matthew Wolff, dan Marc Leishman meminta kejelasan lebih lanjut mengenai status kontrak para klien mereka.

CEO BC Partners Ted Goldthorpe mengatakan pihaknya tetap berkomitmen terhadap kesepakatan tersebut dan optimistis dapat merekrut pemain untuk musim mendatang.

Artikel Tag: LIV Golf

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru