☰
Kanal
✕

Fifa Laopakdee Pertahankan Puncak Klasemen di Turnamen Asia-Pacific Amateur

Penulis: Hanif Rusli
30 Okt 2026, 21:26 WIB

Fifa Laopakdee mengatasi angin kencang di Te Arai Links, Selandia Baru, untuk membawa keunggulan dua pukulan menjelang dua putaran terakhir akhir pekan ini. (Foto: Golf Digest)

Pegolf Thailand Fifa Laopakdee mempertahankan posisi teratas klasemen Asia-Pacific Amateur Championship setelah mencatatkan satu di atas par 71 pada putaran kedua, Jumat (30/10).

Juara bertahan itu mengatasi angin kencang di Te Arai Links, Selandia Baru, untuk membawa keunggulan dua pukulan menjelang dua putaran terakhir akhir pekan ini.

Sehari setelah membuka turnamen dengan delapan di bawah par 63, Fifa Laopakdee menghadapi kondisi sulit pada putaran kedua di lapangan tepi laut tersebut.

Pegolf senior Arizona State University itu memulai permainannya pada pagi hari dengan dua bogey beruntun, diselingi satu birdie, sebelum kembali mencatatkan dua bogey.

Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 35 mil per jam atau 56 kilometer per jam, membuat permainan di lapangan semakin menantang.

Laopakdee juga membukukan bogey di lubang ke-10, tetapi mampu bangkit dengan birdie di lubang ke-12, ke-13, dan ke-17 untuk menyelesaikan putaran dengan 71 pukulan.

"Saya mendapat peluang putt dari jarak lima kaki dalam dua lubang berturut-turut, tetapi bola justru berbelok tajam hingga 90 derajat. Saya membidik satu kaki ke kiri dari jarak lima kaki, tetapi bola malah bergerak sekitar tiga kaki ke kanan," kata Fifa Laopakdee.

"Situasinya cukup sulit. Secara keseluruhan, saya harus berjuang keras di lapangan, dan saya akan menerima hasil tujuh di bawah par untuk dua putaran pertama," ujarnya.

Dengan hasil tersebut, Laopakdee mempertahankan keunggulan setelah mengawali turnamen secara impresif.

Tahun lalu di Dubai, dia menjadi pegolf Thailand pertama yang menjuarai turnamen ini setelah memenangi playoff pada lubang ketiga.

Gelar tahun ini juga memiliki arti penting karena pemenang Asia-Pacific Amateur Championship akan memperoleh kesempatan tampil di dua turnamen major, yakni Masters dan British Open.

Tiga pegolf tuan rumah berada di posisi berikutnya dalam klasemen. Cooper Moore menempati peringkat kedua dengan total lima di bawah par setelah mencatatkan 70 pukulan pada putaran kedua.

Ryan Xie berada di posisi ketiga dengan empat di bawah par setelah membukukan 71 pukulan, sedangkan Zack Swanwic menempati posisi keempat dengan tiga di bawah par berkat penampilan 67 pukulan.

Pegolf Jepang Kaito Sato berada di posisi berikutnya dengan dua di bawah par setelah mencatatkan 72 pukulan.

Secara keseluruhan, hanya tujuh pegolf yang mampu mempertahankan skor di bawah par setelah dua putaran.

Taishi Moto dari Jepang dan Qiyou Wu dari China sama-sama mengumpulkan satu di bawah par, masing-masing setelah membukukan 71 dan 72 pukulan.

Moto juga mencatatkan hole-in-one di lubang kedelapan, yang merupakan lubang par tiga.

"Saya tidak bisa memasukkan putt karena anginnya sangat kencang, jadi hole-in-one itu benar-benar membantu. Kondisi green sangat sulit. Bola saya bergerak, bahkan tubuh saya juga ikut bergerak," kata Moto.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru