Kanal

Gary Player, Jack Nicklaus, dan Tom Watson Dukung Pembatasan Jarak Bola

Penulis: Hanif Rusli
11 Apr 2026, 04:08 WIB

Dari kiri ke kanan: Tom Watson, Ketua Augusta National Fred Ridley, Jack Nicklaus, dan Gary Player. (Foto: Golf Digest)

Tiga legenda golf dunia, Gary Player, Jack Nicklaus, dan Tom Watson, menyuarakan dukungan kuat terhadap rencana pembatasan jarak bola golf dalam permainan profesional.

Mereka menilai peningkatan jarak pukulan telah mengubah esensi olahraga tersebut.

Pernyataan itu disampaikan usai ketiganya melakukan pukulan seremonial pada pembukaan Masters ke-90, Kamis (9/4).

Player bahkan menyebut lonjakan jarak pukulan sebagai “tragedi” bagi golf modern.

“Kita sudah menjauh dari konsep awal golf, yaitu par-3, par-4, dan par-5. Sekarang hampir tidak ada lagi par-5 yang benar-benar menantang,” ujar Player.

Ia menyoroti bagaimana pemain seperti Rory McIlroy mampu mencapai hole par-5 hanya dengan iron pendek.

Player bahkan mengusulkan pengurangan jarak bola hingga sekitar 60 yard untuk mengembalikan keseimbangan permainan.

Jack Nicklaus sejalan dengan pandangan tersebut dan menilai langkah yang saat ini direncanakan belum cukup signifikan.

Menurutnya, regulasi yang lebih tegas diperlukan agar permainan tidak terus berkembang ke arah yang dianggap berlebihan.

“Bola golf harus dikendalikan. Apa yang dilakukan sekarang belum cukup,” kata Jack Nicklaus.

Ketiga legenda itu juga mendukung pernyataan Ketua Augusta National, Fred Ridley, yang sebelumnya menegaskan pentingnya pembatasan jarak demi menjaga integritas olahraga.

Ridley menilai langkah tersebut bukan untuk menghambat kemajuan, melainkan menjaga karakter dasar golf.

Di sisi lain, badan pengatur golf seperti United States Golf Association (USGA) dan R&A tengah mempertimbangkan penerapan standar baru untuk mengurangi jarak pukulan pemain elit sekitar 15 yard.

Namun, implementasi aturan tersebut kemungkinan baru berlaku pada 2030.

Watson menambahkan bahwa peningkatan jarak tidak hanya dipengaruhi teknologi peralatan seperti driver modern, tetapi juga kondisi fisik pemain yang semakin kuat dan terlatih.

“Pertanyaannya adalah di mana batasnya. Tapi saya percaya jarak itu perlu dikurangi,” ujar Watson.

Selain aspek permainan, Player juga menyoroti dampak ekonomi dan lingkungan dari lapangan golf yang terus diperpanjang untuk menyesuaikan perkembangan teknologi.

Ia menilai biaya pemeliharaan yang meningkat, termasuk penggunaan air dan sumber daya lainnya, menjadi alasan tambahan untuk menerapkan pembatasan.

“Biayanya sangat besar. Kita harus berpikir ke mana arah olahraga ini,” katanya.

Player juga berpendapat bahwa pembatasan sebaiknya hanya diterapkan pada level profesional, sementara pemain rekreasi tidak perlu terdampak signifikan.

USGA dan R&A saat ini masih membuka masukan publik terkait penerapan aturan tersebut, dengan batas waktu hingga pertengahan April.

Keputusan akhir akan menjadi langkah penting dalam menentukan arah masa depan golf.

Artikel Tag: jack nicklaus, gary player, tom watson

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru