☰
Kanal
✕

Jacob Bridgeman Lanjutkan Performa Apik, Pimpin Klasemen Baycurrent Classic

Penulis: Hanif Rusli
10 Okt 2026, 07:00 WIB

Jacob Bridgeman membukukan delapan di bawah par untuk skor 63 dan unggul satu pukulan atas Jordan Smith dari Inggris. (Foto: Golf Digest)

Jacob Bridgeman melanjutkan performa apik setelah membantu Amerika Serikat memenangi Presidents Cup dengan memimpin klasemen sementara Baycurrent Classic di Jepang, Kamis (8/10).

Pegolf Amerika Serikat itu membukukan delapan di bawah par, 63 pukulan, untuk unggul satu pukulan atas Jordan Smith dari Inggris.

Jacob Bridgeman mencatat empat birdie dalam lima hole terakhir di Yokohama Country Club untuk menuntaskan putaran pembuka tanpa bogey.

Dari delapan birdie yang dibuatnya, hanya satu yang berasal dari jarak lebih dari 10 kaki, yakni melalui putt sejauh 18 kaki di hole keempat putaran atau hole ke-13.

Pekan sebelumnya, Jacob Bridgeman menjalani debut di Presidents Cup di Medinah, kawasan pinggiran Chicago.

Putt untuk par yang dibuatnya di green hole ke-18 saat menghadapi Min Woo Lee memastikan satu poin penentu bagi Amerika Serikat, yang mencatat kemenangan ke-11 secara beruntun dalam ajang tersebut.

“Saya merasa sedikit berkarat, sejujurnya. Namun, saya mampu mencetak skor dengan baik dan menempatkan bola di posisi yang tepat. Ketika melakukan sedikit kesalahan, saya masih cukup mudah memulihkan keadaan,” kata Bridgeman.

Baycurrent Classic merupakan satu-satunya turnamen PGA Tour di Asia dan menghadirkan jajaran peserta terkuat dalam rangkaian FedEx Cup Fall musim ini. Sebanyak 13 dari 24 pemain yang tampil di Presidents Cup dua pekan lalu turut berkompetisi di Jepang.

Smith juga menjalani putaran tanpa bogey dengan skor 64 pukulan.

Pegolf Inggris itu berhasil menembus babak playoff PGA Tour pada musim pertamanya setelah memperoleh kartu keanggotaan melalui DP World Tour. Ia sebelumnya menghabiskan sembilan tahun berkompetisi di tur Eropa tersebut.

Smith mengaku senang mampu beradaptasi dengan cepat di tengah perubahan lingkungan, lapangan, dan persaingan setelah beralih ke PGA Tour.

Keberhasilannya mencapai playoff juga memastikan kartu keanggotaan untuk musim depan. Kini, ia berusaha menembus turnamen-turnamen yang lebih bergengsi.

“Saya sangat senang dengan tahun ini. Tentu tidak mudah bagi kami yang datang dari luar. Saya sudah menjalani 10 musim di DP World Tour, sehingga semuanya terasa familier. Namun, di PGA Tour, semuanya sangat baru, mulai dari orang-orang, tempat, hingga lapangan golf,” ujar Smith.

Max Homa termasuk di antara empat pegolf yang tertinggal satu pukulan lagi di belakang Smith. Bintang golf Jepang Hideki Matsuyama membukukan 67 pukulan, sama dengan Ryo Hisatsune dan Collin Morikawa.

Bridgeman mengaku tidak banyak berlatih setelah Presidents Cup. Ia memilih beristirahat, menghadiri pernikahan saudara perempuannya di Maine, lalu menempuh penerbangan carter panjang menuju Las Vegas sebelum sempat berlatih.

Sementara itu, Jordan Spieth, yang menjalani turnamen pertamanya sejak gagal melaju ke babak kedua playoff FedEx Cup, mencatat 72 pukulan setelah membukukan kombinasi birdie, bogey, dan satu double bogey.

Persaingan di Baycurrent Classic juga penting bagi perebutan posisi akhir FedEx Cup.

Smith dan Homa memburu posisi 60 besar agar memenuhi syarat tampil dalam dua turnamen unggulan awal musim di Pebble Beach dan Riviera.

Billy Horschel dan Tony Finau, yang masing-masing membuka turnamen dengan 71 pukulan, berusaha menembus 100 besar demi mengamankan kartu penuh PGA Tour untuk 2027.

Artikel Tag: Presidents Cup

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru