Justin Thomas Fokus Bebas Cedera Jelang “Comeback” ke Kompetisi PGA Tour
Kembalinya Justin Thomas ke kompetisi terjadi lebih dulu dalam laga TGL, Senin (24/2). (Foto: AP)
Justin Thomas memastikan bahwa fokus utamanya menjelang kembali ke PGA Tour adalah menjaga kondisi tubuh tetap bebas cedera setelah menjalani operasi punggung pada November lalu.
Thomas menjalani prosedur microdiscectomy untuk mengatasi masalah pada cakram tulang belakang yang menyebabkan nyeri pinggul berkepanjangan selama beberapa bulan.
Pegolf berusia 32 tahun itu terakhir tampil di ajang PGA TOUR pada September dalam Procore Championship, serta memperkuat tim Amerika Serikat di Ryder Cup.
Kembalinya Justin Thomas ke kompetisi terjadi lebih dulu dalam laga TGL, Senin (24/2), saat membela juara bertahan Atlanta Drive menghadapi Boston Common di SoFi Center, Palm Beach Gardens.
Namun, awal penampilannya tidak berjalan mulus. Pada pukulan live pertamanya, bola iron yang ia pukul melesat melewati green dan berakhir di bunker belakang.
Tak lama berselang, ia kembali melakukan kesalahan dengan pukulan yang melebar ke kiri hingga masuk area penalti, membuat timnya kehilangan satu hole.
Meski demikian, Atlanta Drive tetap keluar sebagai pemenang dan memimpin klasemen TGL. Thomas bahkan menjadi penentu kemenangan lewat putt terakhir.
“Saya bersemangat untuk kembali bermain di Bay Hill pekan depan,” ujar Thomas, mengonfirmasi bahwa ia akan tampil di Arnold Palmer Invitational di Bay Hill Club and Lodge, Orlando.
Justin Thomas mengakui masih merasakan karat permainan setelah absen hampir lima hingga enam bulan dari turnamen kompetitif.
“Permainan saya tidak terlalu bagus. Butuh waktu untuk menemukan ritme dan merasa nyaman kembali,” katanya.
Namun, ada sinyal positif dari sisi fisik. Dalam laga TGL tersebut, pukulan driver pertamanya tercatat menempuh jarak 311 yard dengan kecepatan bola 177 mph berdasarkan simulator.
Ia bahkan sempat mencapai 180 mph dalam salah satu pukulan berikutnya.
“Angkanya cukup mendekati normal,” ujar Thomas. “Rehabilitasi berjalan baik. Saya sudah dinyatakan pulih penuh sekitar tiga setengah minggu lalu. Sekarang tinggal membiasakan diri kembali bermain lebih sering.”
Di tengah jadwal padat yang menanti, termasuk Players Championship dan Masters dalam lima pekan ke depan, Justin Thomas menegaskan tidak ingin terburu-buru memaksakan performa terbaiknya.
“Saya harus melakukan hal-hal kecil dengan benar dan terus menjaganya. Bermain tanpa cedera adalah tujuan utama saya dan selalu menjadi prioritas,” katanya. “Saya hanya ingin memaksimalkan situasi ini dan melakukan hal yang benar.”
Thomas juga berusaha mengelola ekspektasi jelang tampil di Bay Hill, lapangan yang dikenal menantang. Ia menyadari bahwa kembali di ajang signature event setelah absen panjang bukan tugas mudah.
“Saya ingin bermain sesering mungkin untuk kembali merasakan berbagai kondisi angin, rumput, dan situasi berbeda,” ucapnya.
“Tentu saya ingin tampil bagus pekan depan, tetapi sudah hampir enam bulan sejak terakhir kali saya bermain di turnamen kompetitif. Saya tidak berharap sesuatu yang luar biasa, tapi setidaknya semua orang juga akan menghadapi tantangan di Bay Hill.”
Dengan pendekatan realistis dan fokus pada kebugaran, Thomas berharap bisa membangun kembali performanya secara bertahap tanpa mengorbankan kondisi fisik di musim yang masih panjang.
Artikel Tag: PGA tour, ryder cup, Justin Thomas