Kanal

Komisioner LPGA Akui Kesalahan Usai Turnamen Pembuka Musim Dipersingkat

Penulis: Hanif Rusli
04 Feb 2026, 20:54 WIB

Komisioner LPGA Craig Kessler menilai, jika diberi kesempatan untuk mengulang situasi tersebut, seharusnya ada beberapa solusi kreatif yang bisa dipertimbangkan. (Foto: Golf Digest)

Komisioner LPGA Tour, Craig Kessler, mengakui adanya kesalahan dalam pengambilan keputusan selama turnamen pembuka musim yang kontroversial akhir pekan lalu di Lake Nona, Orlando, Florida.

Ia pun berjanji akan melakukan sejumlah perbaikan untuk mencegah situasi serupa terjadi di masa mendatang.

Turnamen Tournament of Champions terpaksa dipersingkat menjadi 54 hole akibat cuaca buruk berupa angin kencang dan suhu dingin ekstrem.

Kondisi tersebut membuat penyelenggara menilai lapangan tidak layak digunakan untuk babak final.

Keputusan tersebut menuai kritik dari banyak pihak, termasuk para pegolf yang mempertanyakan mengapa LPGA tidak menjadwalkan ulang putaran terakhir ke hari Senin, ketika prakiraan cuaca diperkirakan lebih baik.

Dalam wawancaranya dengan Golfweek, Kessler mengakui bahwa LPGA tidak siap menjalankan turnamen tambahan pada hari Senin (2/2).

Komisioner LPGA itu menilai, jika diberi kesempatan untuk mengulang situasi tersebut, seharusnya ada beberapa solusi kreatif yang bisa dipertimbangkan.

Menurutnya, pihak penyelenggara seharusnya melakukan persiapan dan eksplorasi opsi cadangan secara lebih matang.

Pembatalan putaran final hari Minggu secara otomatis memastikan kemenangan Nelly Korda, yang tampil gemilang dengan skor 8-under 64 pada putaran Sabtu.

Gelar tersebut menjadi kemenangan pertama Korda dalam 14 bulan terakhir.

Sang komisioner LPGA juga mengirim surat kepada para pemain untuk menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.

Ia menyebut kondisi lapangan yang mengeras akibat suhu rendah ekstrem menjadi faktor utama. Ia khawatir kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko cedera bagi para atlet.

Namun, ia juga mengakui bahwa keputusan tersebut bertentangan dengan pernyataan sebelumnya yang menyebut cuaca hanya memengaruhi kelanjutan permainan, bukan kondisi lapangan.

Dalam surat tersebut, Kessler menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi keselamatan pemain, meskipun ia menyadari terdapat pendekatan lain yang seharusnya dapat dipertimbangkan.

Ia berkomitmen untuk meningkatkan sistem pengambilan keputusan ke depan.

Sebagai langkah perbaikan, LPGA berencana menetapkan prinsip yang lebih jelas dalam menentukan kelayakan pertandingan saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

 Selain itu, organisasi tersebut juga akan memperkuat perencanaan darurat setiap pekan serta meningkatkan kecepatan dan transparansi komunikasi kepada pemain dan pihak terkait.

LPGA Tour dijadwalkan kembali bergulir pada 19-22 Februari melalui Honda LPGA Thailand. Turnamen tersebut diharapkan menjadi momentum bagi LPGA untuk menunjukkan peningkatan manajemen kompetisi setelah polemik di awal musim.

Artikel Tag: LPGA, lpga tour, Craig Kessler

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru