Kanal

LIV Golf Kian Tertekan, Masa Depan Kompetisi Dipenuhi Ketidakpastian

Penulis: Abdi Ardiansyah
26 Jul 2026, 12:48 WIB

LIV Golf UK, salah satu seri LIV Golf di musim 2026

Berita Golf - Masa depan LIV Golf semakin dipertanyakan setelah serangkaian persoalan muncul menjelang musim 2027. Kompetisi yang didukung Arab Saudi tersebut menghadapi tantangan besar, mulai dari berakhirnya kerja sama dengan Asian Tour hingga belum adanya kepastian mengenai sumber pendanaan baru.

Salah satu perkembangan yang paling menyita perhatian adalah keputusan Asian Tour mengakhiri kemitraannya dan memilih bekerja sama dengan DP World Tour serta PGA Tour. Selama ini, Asian Tour menjadi salah satu jalur penting bagi pemain untuk mendapatkan kesempatan tampil di liga tersebut, sekaligus membantu proses pengakuan dalam sistem peringkat dunia.

Situasi semakin rumit setelah Public Investment Fund, PIF, dikabarkan menghentikan dukungan finansial mulai musim 2027. Di saat yang sama, sejumlah agenda turnamen juga mulai dipertanyakan, termasuk beberapa event yang sebelumnya masuk dalam kalender kompetisi. Kondisi tersebut memaksa manajemen LIV Golf mencari investor baru agar operasional liga tetap berjalan.

CEO Scott O'Neil disebut telah menetapkan awal September sebagai target untuk mendapatkan pendanaan baru. Selain itu, ia juga berencana merampingkan jumlah turnamen musim 2027 dari 14 menjadi 10 event sebagai bagian dari restrukturisasi. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai lokasi penyelenggaraan maupun susunan kalender baru.

Ketidakjelasan tersebut turut memengaruhi para pemain. Sejumlah pegolf dilaporkan mulai menjalin komunikasi dengan DP World Tour sebagai langkah antisipasi apabila LIV Golf gagal melanjutkan kompetisi setelah musim 2026. Langkah itu menunjukkan bahwa para pemain mulai mempersiapkan berbagai kemungkinan di tengah situasi yang belum menentu.

Di sisi lain, Official World Golf Ranking, OWGR, sebelumnya telah memberikan pengakuan terbatas terhadap kompetisi ini. Namun badan tersebut juga menegaskan akan terus mengevaluasi sistem dan struktur turnamen sebelum menentukan apakah status tersebut dipertahankan, ditingkatkan, atau bahkan dicabut.

Beberapa pekan ke depan diperkirakan menjadi periode yang sangat menentukan. Jika pendanaan berhasil diamankan dan kalender baru dapat disusun, LIV Golf masih memiliki peluang untuk bertahan. Sebaliknya, kegagalan memperoleh investor baru bisa menjadi ancaman terbesar bagi kelangsungan liga sejak pertama kali digelar pada 2022.

Artikel Tag: PGA tour, Public Investment Fund, LIV Golf, Scott O'Neil

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru