Patrick Cantlay Berpeluang Akhiri Puasa Gelar 4 Tahun di BMW Championship
Patrick Cantlay
Berita Golf - Patrick Cantlay tidak perlu menghitung ulang kapan terakhir kali dirinya memenangkan turnamen. Pelatihnya, Jamie Mulligan, bahkan mengetahui jumlah hari yang telah berlalu sejak kemenangan tersebut.
“Saya tahu persis sampai hitungan harinya,” ujar Mulligan ketika ditanya tentang penantian Cantlay.
Kemenangan terakhir Cantlay terjadi di BMW Championship 2022. Saat itu, ia menjadi pegolf pertama yang berhasil mempertahankan gelar BMW Championship setelah mencatat skor 14 under par dan mengalahkan Scott Stallings dengan keunggulan satu pukulan.
Empat tahun kemudian, Cantlay kembali tampil kuat di turnamen yang sama.
Pada putaran kedua BMW Championship 2026 di Bellerive Country Club, Cantlay membukukan skor 5 under 65. Ia membuat delapan birdie dan dua bogey untuk mengumpulkan skor 8 under 132 setelah 36 hole, sekaligus menempatkannya di posisi T4 pada klasemen sementara.
Cantlay sempat mengalami kesulitan pada sembilan hole pertama. Namun, permainan putternya kemudian membaik dan ia mampu menghasilkan empat birdie dalam lima hole pertama di sembilan hole belakang.
“Saya bermain cukup baik di sembilan hole pertama, tetapi secara keseluruhan sedikit kurang rapi. Saya tidak memasukkan banyak putt,” kata Cantlay. “Kemudian saya mulai menemukan permainan di sembilan hole belakang. Sangat menyenangkan bisa menutup ronde dengan beberapa birdie, terutama setelah three putt di hole ke-16.”
Penampilan tersebut menjadi sinyal positif bagi Cantlay yang menjalani musim 2026 di bawah standar biasanya. Ia memasuki BMW Championship dengan posisi ke-43 dalam klasemen FedExCup, sementara hanya 30 pemain terbaik yang berhak tampil di Tour Championship di East Lake.
Karena itu, BMW Championship menjadi sangat penting bagi Cantlay. Ia tidak hanya mengejar kemenangan pertama sejak 2022, tetapi juga membutuhkan hasil besar untuk menjaga peluang melanjutkan musimnya.
Cantlay sendiri berusaha tidak terlalu memikirkan posisi di klasemen.
“Saya hampir tidak pernah memikirkannya, baik ketika berada di puncak klasemen maupun saat berada di batas kelolosan. Saya tahu cara terbaik untuk naik adalah bermain bagus pekan ini, jadi perhatian saya sepenuhnya ada di sana,” ujarnya.
Setelah empat tahun tanpa trofi, Patrick Cantlay kini memiliki kesempatan untuk kembali menjadi juara di turnamen yang pernah memberinya dua kemenangan beruntun.
Jika mampu mempertahankan performanya hingga Minggu, ia berpeluang mengakhiri penantian 1.461 hari sekaligus meraih gelar BMW Championship ketiga dalam kariernya.
Artikel Tag: PGA tour, bmw championship, Patrick Cantlay, bellerive country club