Kanal

Pegolf Malaysia Gavin Green Dijatuhi Sanksi Larangan Bertanding Tiga Bulan

Penulis: Hanif Rusli
28 Jan 2026, 19:44 WIB

Gavin Green dinyatakan positif mengonsumsi zat terlarang yang terkandung dalam suplemen herbal. (Foto: Golf Digest)

Pegolf asal Malaysia, Gavin Green, resmi dijatuhi sanksi larangan bertanding selama tiga bulan oleh European Tour Group setelah terbukti melanggar kebijakan anti-doping.

Keputusan tersebut diumumkan pada Selasa (27/1), dan langsung menjadi sorotan karena melibatkan salah satu pegolf paling berpengalaman dari Asia Tenggara di ajang DP World Tour.

Dalam pernyataan resminya, European Tour Group menjelaskan bahwa Green dinyatakan positif mengonsumsi zat terlarang yang terkandung dalam suplemen herbal.

Suplemen tersebut tersedia secara luas di Asia dan dikonsumsi Green sebagai bagian dari pengobatan terapeutik untuk kondisi medis tertentu yang tidak diungkapkan ke publik.

Meski demikian, zat tersebut masuk dalam daftar terlarang berdasarkan regulasi anti-doping yang berlaku.

Tes doping dilakukan pada Agustus 2025, saat Gavin Green tampil di Danish Golf Championship. Dalam turnamen tersebut, ia finis di posisi T40.

Namun, akibat temuan ini, Green dinyatakan didiskualifikasi secara retrospektif dari ajang tersebut.

Sanksi larangan bertanding diberlakukan surut sejak 5 Desember 2025, sehingga ia berhak kembali berkompetisi mulai 5 Maret 2026.

European Tour Group menegaskan bahwa Green bersikap kooperatif sepanjang proses investigasi dan menerima keputusan sanksi tanpa keberatan.

Pihak tur juga menyatakan tidak akan memberikan komentar tambahan terkait kasus ini.

Gavin Green, yang kini berusia 32 tahun dan menempati peringkat dunia ke-554, berstatus profesional sejak 2015.

Ia belum pernah meraih kemenangan di DP World Tour, namun dikenal memiliki perjalanan karier yang konsisten.

Ia merupakan pegolf Malaysia pertama yang pernah menjuarai Order of Merit Asian Tour pada 2017, sebuah pencapaian bersejarah bagi negaranya.

Selain itu, Green juga tercatat sebagai salah satu dari sedikit pegolf yang tampil di tiga Olimpiade sejak golf kembali dipertandingkan pada 2016.

Ia finis di peringkat 47 pada Olimpiade Rio 2016, T57 di Tokyo 2021, dan T33 di Paris 2024.

Sepanjang kariernya di DP World Tour, ia telah tampil di lebih dari 220 turnamen dengan total pendapatan hadiah melebihi 4 juta dolar AS.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian atlet dalam mengonsumsi suplemen, termasuk produk herbal.

Meski tidak disengaja, pelanggaran anti-doping tetap berujung pada sanksi, sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi dunia olahraga profesional.

Artikel Tag: Gavin Green, doping

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru