Shane Lowry Pilih Menepi Usai Gagal di Masters 2026
Shane Lowry
Berita Golf : Shane Lowry kembali harus menelan kekecewaan di ajang Masters 2026 setelah gagal mempertahankan performa impresifnya hingga putaran final. Pegolf asal Irlandia itu sebenarnya sempat berada dalam persaingan perebutan gelar, namun penampilannya merosot tajam di hari terakhir.
Memasuki putaran final di Augusta National, Lowry berada di posisi menjanjikan dengan catatan sembilan under, hanya terpaut dua pukulan dari pimpinan klasemen saat itu. Namun, harapannya pupus setelah mencatatkan skor 80 pada hari terakhir, yang membuatnya turun drastis hingga finis di posisi T30 dengan total satu under.
Hasil tersebut melanjutkan tren negatif Lowry di Masters. Tahun sebelumnya, ia juga mengalami penurunan performa di putaran final dan harus puas finis di luar persaingan utama. Meski saat itu masih mampu merayakan kemenangan sahabatnya, Rory McIlroy, situasi kali ini terasa berbeda.
Lowry mengaku tidak memiliki cukup energi secara emosional untuk ikut merayakan keberhasilan McIlroy yang berhasil meraih jaket hijau. Ia bahkan memilih menyampaikan perasaannya melalui pesan singkat.
“Saya mengirim pesan kepadanya pada Minggu malam. Saya bilang, ‘Saya sangat senang untukmu, tapi saya tidak punya energi untuk datang dan merayakan malam ini’,” ungkap Lowry.
Meski sempat memberikan ucapan selamat secara langsung di klub usai pertandingan, Lowry memilih pulang dan menghabiskan waktu bersama timnya. Ia mengaku merasa terpukul setelah kembali gagal memanfaatkan peluang besar.
“Saya merasa cukup terpukul dan kecewa, jadi saya memilih tetap di rumah bersama tim saya,” katanya.
Lowry menilai performanya secara keseluruhan sebenarnya cukup baik selama turnamen berlangsung. Namun, hasil akhir yang tidak sesuai ekspektasi membuatnya sulit menerima kenyataan tersebut.
“Saya merasa bermain cukup bagus sepanjang pekan, tapi tidak mendapatkan hasil apa pun. Itu sulit diterima, apalagi setelah persiapan panjang untuk turnamen sebesar ini,” jelasnya.
Kegagalan di Masters bukan satu satunya pukulan bagi Lowry tahun ini. Sebelumnya, ia juga kehilangan peluang juara di Cognizant Classic meski sempat unggul tiga pukulan, sebelum akhirnya kehilangan posisi akibat kesalahan di hole hole akhir.
“Permainan ini memberi saya banyak pukulan berat tahun ini. Ini benar benar menguji saya,” ujarnya.
Meski demikian, Lowry menegaskan tidak akan menyerah. Ia berkomitmen untuk terus bekerja keras dan kembali ke performa terbaiknya.
Dalam penampilan terbarunya di RBC Heritage, Shane Lowry mulai menunjukkan tanda kebangkitan dengan mencatatkan skor satu under 70 di putaran pertama. Ia berharap bisa segera menemukan kembali konsistensinya dan mengakhiri puasa gelar di PGA Tour sejak kemenangan emosionalnya di The Open Championship 2019.
Artikel Tag: Rory McIlroy, Augusta National, shane lowry, Masters