Kanal

Stuart Grehan Jadi Pemantik Comeback Dramatis di Walker Cup

Penulis: Abdi Ardiansyah
07 Sep 2026, 16:37 WIB

Stuart Grehan

Berita Golf - Dalam pertandingan beregu, terkadang sebuah comeback besar dimulai dari satu pemain yang mampu menyalakan kepercayaan diri rekan setimnya. Tim Britania Raya dan Irlandia mendapatkan sosok tersebut dari Stuart Grehan.

Tim Britania Raya dan Irlandia memasuki sesi tunggal terakhir Walker Cup 2026 dalam situasi sulit. Amerika Serikat unggul 9,5 6,5 setelah menyapu bersih empat pertandingan foursomes pada Minggu pagi. Amerika hanya membutuhkan 3,5 poin dari 10 pertandingan tunggal untuk memastikan Walker Cup tetap berada di tangan mereka.

Kapten Dean Robertson kemudian menempatkan Grehan sebagai pemain pertama dalam sesi tunggal. Pilihan tersebut terbukti tepat.

Grehan sudah menciptakan kejutan sehari sebelumnya ketika mengalahkan Preston Stout, pegolf nomor satu dunia amatir, setelah tertinggal dua hole dengan tiga hole tersisa. Ia memenangkan tiga hole terakhir dan mengamankan satu poin penting bagi tim Britania Raya dan Irlandia.

Namun, Stuart Grehan kembali menghadapi Stout pada Minggu. Awalnya, ia justru tertinggal dua hole setelah dua hole pertama. Robertson yang mendampinginya meminta Grehan tetap percaya dan membawa energi bagi rekan setimnya.

“Saya mengatakan kepada Stuart bahwa dia tertinggal dua hole. Saya bilang, mereka akan membantu di belakangmu, jadi bawa energi itu dan terus percaya. Dan dia melakukannya,” ujar Robertson.

Grehan kemudian perlahan membalikkan keadaan. Ia memenangkan hole kelima dan keenam untuk menyamakan kedudukan. Setelah kembali tertinggal satu hole di sembilan hole pertama, Grehan menyamakan pertandingan di hole ke 10.

Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepadanya. Grehan mencatat eagle dan birdie pada hole ke 12 dan 13 untuk berbalik unggul dua hole. Setelah Stout membuat bogey di hole ke 14, keunggulan Grehan melebar menjadi tiga hole.

Ia akhirnya memastikan kemenangan 2&1 setelah menyelesaikan hole ke 17 dengan par. Grehan pun menjadi pemain pertama yang menyumbangkan poin untuk tim Britania Raya dan Irlandia pada sesi tunggal penentuan.

Setelah itu, comeback semakin nyata. Jack Whaley menang 8&7 atas William Jennings, Luke Poulter mengalahkan Ethan Fang 3&1, sedangkan Tyler Weaver menundukkan Jay Leng Jr 4&3. Empat kemenangan beruntun tersebut membuat tim Britania Raya dan Irlandia berbalik unggul.

Pertandingan kemudian berlangsung semakin dramatis. Niall Sheils Donegan dan Connor Graham menyumbangkan setengah poin, sementara Eliot Baker meraih kemenangan lewat birdie di hole terakhir.

Dengan skor mencapai 12,5 poin, tim Britania Raya dan Irlandia hanya membutuhkan satu poin lagi. Josh Hill akhirnya menjadi penentu setelah mengalahkan Tyler Watts di hole ke 18 melalui birdie setelah pukulan bunker yang brilian.

Kemenangan 13,5 12,5 tersebut memastikan Walker Cup kembali ke tangan tim Britania Raya dan Irlandia untuk pertama kalinya sejak 2015. Bagi Stuart Grehan, dua kemenangan atas Stout dalam pertandingan tunggal menjadi bagian penting dari comeback yang kemudian dikenang sebagai salah satu momen paling dramatis dalam sejarah Walker Cup.

“Ini jelas menjadi puncak karier golf saya. Gelar individu memang luar biasa, tetapi bisa menang sebagai tim di panggung sebesar ini benar benar luar biasa,” kata Grehan.

Artikel Tag: golf news, Walker Cup

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru