Usai Dikalahkan Scheffler, Viktor Hovland Belum Temukan Performa Terbaiknya
Viktor Hovland
Berita Golf - Viktor Hovland meninggalkan East Lake Golf Club dengan perasaan campur aduk. Pegolf asal Norwegia itu memang gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir dan harus mengakui kehebatan Scottie Scheffler, tetapi performanya sepanjang Tour Championship menunjukkan bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi.
Hovland memulai putaran final sebagai pemimpin setelah 54 hole. Namun, ia hanya mencatat 72 pukulan, sementara Scheffler tampil luar biasa dengan skor 66 untuk merebut kemenangan dengan keunggulan tiga pukulan.
“Saya tentu kecewa dengan permainan hari ini, terutama karena posisi yang saya miliki. Saya hanya membutuhkan satu under par untuk memaksakan playoff,” kata Hovland.
Meski demikian, Hovland tetap melihat sisi positif dari hasil tersebut. Sebelumnya pada musim ini, ia juga berhasil mengalahkan Scheffler dalam playoff di Travelers Championship. Ia kemudian mampu kembali bersaing dalam perebutan gelar di East Lake setelah melalui periode yang cukup sulit.
“Saya melihatnya sebagai sesuatu yang sangat positif, tetapi pada saat yang sama ini menjadi pengingat tentang apa yang seharusnya bisa saya lakukan,” ujarnya.
Salah satu momen yang menggambarkan masalah Hovland terjadi di hole ke-17. Dari jarak sekitar 100 yard, pukulan wedge miliknya justru terkena bagian bawah bola dan melaju melewati green. Kesalahan tersebut berujung bogey dan praktis mengakhiri peluangnya mengejar Scheffler.
Hovland mengakui permainan bolanya masih menjadi persoalan utama. Ia memang mampu mencatat skor 15 under setelah tiga ronde, tetapi sebagian besar performa tersebut ditopang permainan putting.
“Sulit melakukan sesuatu yang jauh lebih baik secara skor setelah tiga hari di lapangan ini. Namun, saya sebagian besar mendapatkannya dari putter dan hanya berusaha memasukkan bola ke dalam hole. Itu hanya bisa membawa Anda sejauh ini,” kata Hovland.
Musim 2026 sendiri menghasilkan satu kemenangan, satu runner up dan empat finis 10 besar dari 19 turnamen yang diikuti. Namun, ia juga gagal lolos cut di tiga dari empat major dan hanya berada di peringkat 86 untuk statistik strokes gained off the tee.
Hovland kini memasuki masa offseason dengan satu tujuan besar, mengembalikan konsistensi permainan yang pernah membuatnya menjadi salah satu pemain terbaik dunia.
“Saya merasa sangat dekat. Jika saya bisa sedikit membantu diri sendiri, memukul bola ke fairway dan memiliki satu pukulan yang bisa saya prediksi, saya merasa akan memainkan golf yang sangat bagus,” ujarnya.
Hovland bahkan menjadikan Scheffler sebagai gambaran mengenai level yang ingin dicapainya kembali. Menurutnya, keunggulan Scheffler terletak pada keyakinan terhadap arah bola setelah dipukul.
“Dia tahu ke mana bola akan pergi. Saya rasa dia tidak mencoba melakukan terlalu banyak hal,” kata Hovland.
Kini, Hovland berharap offseason memberinya waktu untuk memperbaiki perubahan swing yang selama beberapa tahun terakhir justru membuatnya menjauh dari karakter permainan alaminya. Perburuan untuk menemukan kembali Viktor Hovland versi terbaik pun masih berlanjut.
Artikel Tag: PGA tour, travelers championship, tour championship, fedex cup, Scottie Scheffler, Viktor Hovland