Viktor Hovland Reuni dengan Pelatih Lama Demi Temukan Performa Terbaik
Viktor Hovland dan pelatih lamanya, Joe Mayo, kembali bereuni
Berita Golf - Viktor Hovland kembali bekerja sama dengan Joe Mayo dalam upaya mengembalikan permainan terbaiknya. Keputusan tersebut menjadi babak terbaru dalam perjalanan pegolf asal Norwegia itu yang beberapa tahun terakhir cukup sering melakukan perubahan pada tim kepelatihannya.
Hovland mengonfirmasi kepada EuroSport Norge bahwa dirinya kembali berlatih bersama Mayo sejak pekan lalu. Ia mengaku langsung merasakan perkembangan positif setelah kembali bekerja dengan pelatih yang pernah membantunya mencapai performa puncak.
"Saya sudah merasa kami membuat kemajuan besar," kata Hovland.
Ia juga memberikan sinyal kuat bahwa Mayo kini menjadi sosok utama dalam proses perbaikan permainannya.
"Rasanya tepat. Joe sekarang adalah orang utama," ujarnya.
Mayo bukan sosok asing bagi Hovland. Keduanya pernah bekerja sama ketika Hovland berada dalam periode terbaik kariernya. Pada 2023, Hovland memenangkan BMW Championship dan Tour Championship secara beruntun, sekaligus merebut gelar FedEx Cup.
Saat itu, Hovland menutup BMW Championship dengan putaran final spektakuler 61 pukulan. Penampilan tersebut memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia dan membawanya ke peringkat tiga dunia.
Namun, setelah periode tersebut, Hovland mulai melakukan sejumlah perubahan terhadap swing dan metode latihannya. Pergantian pelatih pun menjadi bagian dari proses tersebut. Tahun ini, ia sempat berpisah dengan Grant Waite sebelum kembali bekerja dengan T.J. Yeaton.
Kini, Mayo kembali dipercaya untuk membantunya mengatasi persoalan yang selama ini mengganggu konsistensinya, terutama kecenderungan pukulan melenceng ke kanan.
Viktor Hovland mengakui dirinya terlalu sering mencari kekurangan dalam permainan, bahkan ketika performanya sudah berada di level elite.
"Anda terkadang tidak menyadari betapa bagusnya permainan Anda sebelumnya," kata Hovland.
Meski demikian, ia tidak menyesali keinginannya untuk terus berkembang. Menurut Hovland, sifat kritis terhadap permainannya justru menjadi salah satu faktor yang membawanya mencapai level tertinggi.
Musim 2026 memang belum berjalan sesuai harapan, terutama di ajang major. Hovland gagal lolos cut dalam tiga major terakhir musim ini. Namun, ia tetap memiliki momen penting setelah finis ketiga di RBC Canadian Open dan memenangkan Travelers Championship dengan mengalahkan Scottie Scheffler dalam playoff.
Kini, bersama Mayo, Viktor Hovland kembali memburu konsistensi. Target akhirnya tetap sama, yaitu meraih gelar major pertama dan kembali menjadi salah satu kekuatan utama di PGA Tour.
Artikel Tag: PGA tour, canadian open, travelers championship, bmw championship, tour championship, fedex cup, Viktor Hovland