Gyorgy Garics Mengaku Hampir Gabung Inter Milan di Era Mourirnho
Gyorgy Garics
Berita Liga Italia: Gyorgy Garics mengungkap kisah menarik tentang Jose Mourinho. Ia mengaku hampir bergabung dengan Inter Milan andai Mou tidak hengkang ke Real Madrid.
Pemain kelahiran Austria yang kini berusia 42 tahun itu menceritakan kisah menariknya di sela-sela peluncuran buku di Padova. Dalam kesempatan tersebut, Gyorgy Garics mengungkap satu episode paling menarik dalam karirnya.
"Dua tahun sebelum saya menandatangani kontrak dengan Napoli, saya sebenarnya bisa pergi ke Chievo. Tapi saya memilih menunggu sampai benar-benar siap untuk menerima tawaran tersebut," ujar Garics.
Saat akhirnya bergabung dengan Napoli, ia mengakui ada juga ketertarikan dari Torino. Namun yang paling menarik adalah ketertarikan dari Mourinho. Ketika itu, nerazzurri baru memenangkan treble di tahun 2010.
"Mourinho sudah mengikuti saya sejak lama dan ingin membawa saya ke Inter. Andai dia tidak pergi ke Real Madrid, saya akan menjadi pemain Nerazzurri,"
"Saya menjalani musim yang bagus. Di tim saya saat itu ada Costinha. Dia selalu bilang bahwa Mourinho menginginkan saya. Dan manajemen klub kemudian mengonfirmasi bahwa jika Mourinho bertahan, saya akan bergabung dengan Inter,"
Sayangnya, sejarah berkata lain. Mourinho akhirnya meninggalkan Inter Milan setelah meraih treble legendaris pada 2010 untuk memulai petualangan di Real Madrid. Dan rencana memboyong Garics pun ikut sirna.
Sejak saat itu nerazzurri mengalami penurunan performa yang cukup mencolok, sementara Mourinho terus menunjukkan magisnya di La Liga, sebelum akhirnya dia melanjutkan petualangan ke Chelsea.
Artikel Tag: Inter Milan, Liga Italia