Hamilton Bahas Insiden Dekat dengan Lawson di Baku
Hamilton Bahas Insiden Dekat dengan Lawson di Baku - sumber: (racingnews365)
Berita F1 datang dari Grand Prix Azerbaijan di Baku, di mana Lewis Hamilton memastikan akan mengangkat insiden menegangkan terkait kecepatan mendekat yang melibatkan Liam Lawson dalam briefing pembalap berikutnya. Insiden tersebut terjadi saat latihan kedua, ketika Hamilton dan Lawson hampir mengalami tabrakan.
Pembalap Ferrari, Hamilton, tengah melaju pelan mendekati sektor akhir di Baku ketika Lawson, yang mengendarai untuk Racing Bulls, mendekati dengan kecepatan jauh lebih cepat dari yang diharapkan saat memulai putaran cepatnya. Hamilton merasa telah menjaga jarak yang cukup sebelum insiden terjadi, namun jarak tersebut menyusut drastis ketika tenaga Ferrarinya menurun saat memasuki Tikungan 18. Akibatnya, Hamilton mendapat teguran setelah investigasi dari steward.
Pada sesi latihan kedua, Hamilton berhasil finis di posisi kelima. Sementara itu, George Russell mencatatkan waktu tercepat, diikuti oleh rekan setimnya, Kimi Antonelli, dan Max Verstappen. Lawson menyudahi sesi di posisi ke-12.
Ketika ditanya apakah ia khawatir tentang kecepatan mendekat saat kualifikasi setelah insiden tersebut, Hamilton mengungkapkan bahwa topik ini akan menjadi bahasan para pembalap. "Ya, kami sudah membahasnya, dan saya yakin kami akan membicarakannya di briefing pembalap," ungkapnya.
Hamilton menjelaskan bahwa aturan FIA tahun ini tidak menyertakan data atau simulasi yang menjelaskan jarak aman saat memasuki tikungan terakhir dengan tenaga yang jauh lebih rendah dari mobil di belakang. "Mereka tidak memberi tahu kecepatan mendekat yang akan terjadi, dan saya berada empat detik di depan. Saya masuk ke tikungan terakhir dengan kecepatan penuh, dan kemudian tepat saat memasuki Tikungan 18, mobil seperti kehilangan tenaga, dan dia mendekati jarak dengan sangat cepat," tambahnya.
Hamilton menekankan perlunya panduan yang lebih jelas dari FIA, karena tidak ada pembalap yang ingin menghadapi masalah atau menghalangi pembalap lain.
Sebagai solusi, Hamilton telah mengusulkan kepada FIA untuk mengurangi perbedaan tenaga besar antara mobil yang sedang dalam putaran cepat dan yang melaju pelan di sektor akhir. Usulannya terpusat pada Tikungan 18 dan 19 di Baku, di mana perbedaan tenaga menjadi paling berbahaya.
Hamilton menyarankan bahwa saat melakukan putaran cepat, mobil seharusnya mendapatkan tenaga maksimum dari tikungan terakhir hingga Tikungan 19. Tidak boleh ada yang melaju lambat di Tikungan 18 dan 19, bahkan saat dalam putaran pelan, mobil tetap harus melaju dengan tenaga penuh. "Saya pikir itu adalah sesuatu yang akan kami bicarakan," pungkasnya.
Artikel Tag: Lewis Hamilton