Kanal

Hasim Rahman Kembali Naik Ring, Bidik Rekor Juara Dunia Tinju Tertua

Penulis: Abdi Ardiansyah
27 Agu 2026, 13:13 WIB

Hasim Rahman

Berita Tinju - Moses Itauma dan Hasim Rahman berada di dua sisi berbeda dalam upaya mencatatkan sejarah di kelas berat. Itauma tengah mengejar rekor sebagai salah satu juara dunia termuda, sedangkan Rahman berusaha menciptakan sejarah dengan kembali bertinju pada usia yang jauh lebih tua.

Itauma akan menghadapi Filip Hrgovic dalam perebutan gelar IBF kelas berat yang lowong. Jika menang pada usia 21 tahun, petinju Inggris tersebut akan menjadi juara dunia kelas berat termuda kedua dalam sejarah setelah Mike Tyson.

Sementara itu, Rahman sedang mempersiapkan comeback setelah terakhir kali bertanding secara profesional pada 2014. Mantan juara dunia dua kali itu akan kembali naik ring bulan depan dalam sebuah pertarungan yang menjadi perhatian karena usianya telah mencapai 53 tahun.

Rekor yang ingin dikejar Rahman saat ini masih dipegang George Foreman. Legenda kelas berat tersebut menjadi juara dunia tertua dalam sejarah ketika merebut kembali gelar IBF dan WBA dengan mengalahkan Michael Moorer melalui KO pada ronde ke-10 pada 1994. Foreman ketika itu berusia 45 tahun.

Rahman memiliki pengalaman besar di kelas berat. Ia menjadi juara dunia setelah secara mengejutkan menghentikan Lennox Lewis pada 2001. Lewis kemudian membalas kekalahan tersebut dalam pertandingan ulang dan menghentikan Rahman pada ronde keempat.

Meski sudah lama meninggalkan ring, Rahman yakin dirinya masih memiliki kemampuan untuk bertarung. Ia bahkan percaya pengalaman yang diperolehnya selama bertahun tahun membuat dirinya menjadi petinju yang lebih matang.

“Saya merasa seperti seseorang yang berpikir, kalau saja dulu saya tahu apa yang sekarang saya ketahui, saya pasti akan sangat berbahaya. Sekarang saya sudah mengetahuinya. Saya kuat, saya bugar dan saya akan menghancurkan seseorang.”

Comeback Rahman memang menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar tinju. Namun, petinju berjuluk The Rock itu menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengambil risiko yang tidak perlu.

“Banyak orang memang mengkhawatirkan comeback saya karena mereka melihat pria seusia saya atau seseorang yang telah melewati pengalaman seperti saya. Tetapi saya berbeda. Saya benar benar berbeda.”

“Saya menyayangi diri saya sendiri dan tidak akan menempatkan diri dalam bahaya. Saya kuat, bugar, bisa bertarung dan pukulan saya masih keras.”

Rahman dijadwalkan menghadapi Phillip Triantafillo pada 24 September untuk memperebutkan gelar kelas berat Indiana State. Pertarungan tersebut akan menjadi kesempatan baginya untuk meraih kemenangan pertamanya dalam lebih dari 15 tahun.

Jika mampu kembali tampil kompetitif, Hasim Rahman bisa mulai membangun perjalanan menuju ambisi yang jauh lebih besar. Namun, untuk menyamai atau memecahkan pencapaian Foreman, ia masih membutuhkan perjalanan panjang dan beberapa kemenangan penting terlebih dahulu.

Artikel Tag: IBF, George Foreman, Heavyweight, Filip Hrgovic

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru