Hole 7 Bikin Frustrasi, Pegolf Elite Kesulitan di US Open 2026
Tommy Fleetwood jadi salah satu pegolf yang kesulitan di hole ketujuh Shinnecock Hills
Berita Golf : US Open 2026 menghadirkan banyak tantangan bagi para peserta, namun hole ketujuh di Shinnecock Hills menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan setelah putaran pertama. Lubang par 3 sepanjang sekitar 180 yard itu terbukti menjadi mimpi buruk bagi banyak pemain, bahkan bagi pegolf elite dunia.
Tommy Fleetwood menjadi salah satu pemain yang merasakan langsung sulitnya hole tersebut. Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya soal teknik pukulan, melainkan kemampuan menjaga disiplin dan kesabaran di tengah kondisi lapangan yang sangat menuntut.
"Seberapa disiplin Anda bisa bermain? Seberapa agresif Anda berani memukul untuk menghasilkan pukulan sempurna?" kata Fleetwood saat menjelaskan kesulitan hole tersebut.
Pada hari pertama US Open 2026, hole ketujuh tercatat sebagai par 3 tersulit dan hole ketiga paling sulit secara keseluruhan. Rata rata skor pemain mencapai 3,48 pukulan, angka yang menunjukkan betapa sulitnya menaklukkan lubang tersebut.
Kesulitan semakin bertambah karena angin yang bertiup stabil sekitar 20 mil per jam dengan hembusan yang mencapai hampir 40 mil per jam. Green yang miring dari kanan depan ke kiri belakang membuat bola sangat mudah keluar jalur. Banyak pukulan yang awalnya terlihat sempurna justru berakhir masuk bunker atau meluncur keluar green.
Sam Stevens, yang sempat memimpin klasemen sementara dengan skor 68, mengakui bahwa hole ketujuh merupakan pukulan tersulit yang ia hadapi sepanjang hari.
"Pukulan di hole 7 sangat sulit. Saya menggunakan iron 6 yang biasanya saya pakai untuk jarak sekitar 200 yard. Hanya untuk menempatkan bola di green saja rasanya harus menghasilkan pukulan sempurna," ujarnya.
Pegolf Swedia, Alex Noren, juga mengalami kesulitan. Pukulannya sempat mendarat di green, namun bola kembali meluncur turun dan membuatnya harus puas dengan bogey. Sementara itu, Ludvig Aberg bahkan melewati green, meski akhirnya berhasil menyelamatkan par.
US Open 2026 memang dikenal sebagai turnamen yang menguji ketahanan mental pemain. Desain klasik Shinnecock Hills yang dipadukan dengan kondisi cuaca ekstrem membuat setiap kesalahan kecil bisa berujung mahal.
Tantangan itu bahkan diperkirakan akan semakin berat pada akhir pekan. Dengan kondisi lapangan yang kemungkinan dibuat lebih cepat, sejumlah bola yang masih bisa bertahan di green pada putaran pertama berpotensi langsung tergelincir ke bunker pada ronde berikutnya.
Tidak mengherankan jika banyak pemain meninggalkan hole ketujuh dengan ekspresi frustrasi. Bagi sebagian besar peserta, hole ini menjadi simbol betapa kerasnya ujian yang disajikan US Open 2026 di Shinnecock Hills.
Artikel Tag: PGA tour, alex noren, tommy fleetwood, shinnecock hills, Ludvig Aberg, US Open 2026