☰
Kanal
✕

Hubert Hurkacz Permalukan Novak Djokovic Di Shanghai

Penulis: Dian Megane
09 Okt 2026, 19:48 WIB

Hubert Hurkacz [image: getty images]

Berita Tenis: Hubert Hurkacz membangkitkan kembali kenangan akan performa terbaiknya di Shanghai Open saat ia menumbangkan Novak Djokovic dalam sebuah kejutan di turnamen Masters 1000 tersebut.

Petenis berusia 29 tahun — yang kembali bertanding di Shanghai untuk kali pertama sejak menjuarai turnamen tersebut pada musim 2023 — menundukkan petenis unggulan kesepuluh, Djokovic dengan 6-4, 6-3 di babak kedua Shanghai Open musim 2026.

Kemenangan tersebut menandai keberhasilan pertama petenis berkebangsaan Polandia dalam head to head melawan mantan petenis peringkat 1 dunia setelah sembilan kali percobaan. Ia menampilkan permainan servis keras yang menjadi ciri khasnya dan mampu mengimbangi permainan petenis berkebangsaan Serbia dari area baseline.

Sementara itu, Djokovic tampak mengalami kendala fisik saat melakoni pertandingan keenamnya dalam kurun waktu 10 hari terakhir.

“Ini malam yang istimewa. Saya sudah bertanding melawan Novak selama sekitar tujuh musim — meski hasilnya belum pernah berpihak pada saya — tetapi ia telah menjadi juara hebat selama bermusim-musim,” ujar Hurkacz usai kemenangan yang diraihnya dalam waktu 87 menit di Qi Zhong Tennis Center.

“Ia adalah petenis papan atas yang baru saja menjuarai turnamen di Beijing, jadi menghadapinya jelas merupakan tantangan yang sangat berat. Namun, bagi saya, berbagi lapangan dan bertanding melawan sosok legenda olahraga ini sungguh sebuah kehormatan dan kesenangan tersendiri.”

“Rasanya sangat menyenangkan sekaligus menjadi ajang untuk menantang diri sendiri dan mengukur sejauh mana level permainan saya.”

Kedua petenis tiba di Shanghai setelah sebelumnya mencapai final di Cina musim ini, dengan Djokovic memenangkan gelar ke-102 dalam kariernya di China Open, Beijing, sementara petenis berkebangsaan Polandia lolos ke final Chengdu Open satu pekan sebelumnya. Tetapi, ia kemudian mundur dari semifinal di Beijing melawan Alex De Minaur akibat cedera otot adduktor.

Namun, meski sempat mengalahkan James Duckworth di babak pertama Shanghai Open, justru petenis berkebangsaan Polandia yang tampak lebih bugar secara fisik di babak kedua, sementara petenis berkebangsaan Serbia tampil kurang bertenaga setelah kiprahnya di Beijing.

Mantan petenis peringkat 6 dunia berhasil mengamankan dua peluang break point demi mempertahankan servisnya di game ketiga — sebuah momen krusial — tetapi setelah itu ia lebih banyak memegang kendali permainan karena Djokovic kesulitan mengimbangi kekuatan dan akurasi pukulan petenis berkebangsaan Polandia.

"Pastinya sangat penting untuk bisa mengimbangi Novak sejak awal, karena jika ia berhasil unggul, ia akan menampilkan permainan tingkat tinggi dan sulit untuk mengejar ketertinggalan," tambah Hurkacz.

"Lalu menjelang akhir pertandingan, tentu saja saya merasa agak tegang. Ini bukan kali pertama saya unggul lewat peluang break dalam satu set saat melawan Novak, jadi saya berusaha tetap fokus pada permainan saya sendiri dan apa yang harus saya lakukan. Saya puas dengan performa saya di akhir laga."

Petenis peringkat 34 dunia mengakhiri pertandingan dengan memenangkan 82 persen poin dari servis pertamanya. Berkat kemenangan tersebut, ia menjadi petenis keempat yang berhasil meraih setidaknya satu kemenangan di hard-court atas Roger Federer, Rafael Nadal, dan Djokovic, menyusul jejak Andy Murray, Dominic Thiem, dan Alexander Zverev.

Kini mengantongi delapan kemenangan beruntun di Shanghai Open, Hurkacz akan mempersiapkan diri untuk melakoni babak ketiga melawan Lorenzo Musetti atau Zhou Yi.

Artikel Tag: Novak Djokovic, Hubert Hurkacz, Shanghai Open

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru