Kanal

IFAB Setujui Ekspansi Kekuatan VAR dan Enam Aturan Baru

Penulis: Yuliana Farida
28 Feb 2026, 22:12 WIB

IFAB Setujui Ekspansi Kekuatan VAR dan Enam Aturan Baru - sumber: (footballlondon)

Berita Arsenal: Aturan baru dalam dunia sepak bola telah ditetapkan oleh International Football Association Board (IFAB), yang akan membawa perubahan signifikan dalam penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dan pengelolaan tempo pertandingan.

Mulai musim panas ini, opsi penggunaan VAR untuk memeriksa keputusan tendangan sudut akan tersedia bagi berbagai kompetisi. Selain itu, protokol VAR juga akan diperluas untuk mencakup evaluasi kartu kuning kedua yang salah dan kartu yang diberikan kepada tim yang keliru.

IFAB, yang bertanggung jawab atas penetapan hukum dalam sepak bola, telah mengesahkan serangkaian langkah untuk mengatasi taktik yang mengganggu ritme pertandingan. Salah satu langkah tersebut adalah memberikan kewenangan kepada wasit untuk memulai hitungan mundur lima detik jika mereka merasa pemain terlalu lama dalam melakukan lemparan ke dalam atau tendangan gawang. Pergantian pemain juga harus diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari 10 detik, jika tidak, pemain pengganti harus tetap berada di luar lapangan selama setidaknya satu menit.

Selama pertemuan tahunan IFAB di Wales, juga diputuskan bahwa setiap pemain yang memerlukan perawatan hingga menghentikan permainan harus berada di luar lapangan selama minimal satu menit. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi waktu tambahan yang harus diberikan wasit, demi menjaga kesejahteraan pemain dan menyesuaikan dengan jadwal siaran.

Perubahan ini akan resmi menjadi bagian dari hukum permainan mulai 1 Juli dan akan diterapkan pada Piala Dunia musim panas ini yang dimulai pada 11 Juni. Selain itu, IFAB juga menyetujui uji coba untuk mengevaluasi penundaan taktis yang disebabkan oleh penjaga gawang dan merancang opsi untuk mencegah perilaku tersebut.

Pihak pembuat aturan menegaskan bahwa pemeriksaan VAR pada tendangan sudut tidak boleh menghambat jalannya pertandingan dan hanya akan digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan yang jelas. VAR juga akan digunakan untuk memeriksa kartu kuning kedua yang diberikan secara salah, tetapi tidak untuk menyarankan wasit mengeluarkan kartu kuning kedua jika sebelumnya tidak diberikan dalam pertandingan.

Di samping itu, IFAB akan melakukan konsultasi untuk mengembangkan langkah-langkah dalam menangani pemain yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit atau tindakan provokatif dari ofisial tim. Kejadian serupa pernah terjadi pada final Piala Afrika ketika Senegal melakukan aksi walk-off.

Insiden lainnya, seperti tuduhan perilaku rasis yang melibatkan gelandang Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap pemain sayap Real Madrid, Vinicius Junior, juga sedang dalam penyelidikan UEFA. Prestianni membantah tuduhan tersebut dan insiden ini menyoroti tantangan yang dihadapi dalam menjaga integritas permainan.

Artikel Tag: Arsenal

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru