Iga Swiatek Cari ‘Kecocokan’ Dengan Mantan Pelatih Emma Raducanu
Iga Swiatek [image: reuters]
Berita Tenis: Meskipun Iga Swiatek masih mencari pelatih baru, laporan terbaru mengaitkan petenis berkebangsaan Polandia dengan Francisco Roig, yang sebelumnya melatih Rafael Nadal dan Emma Raducanu.
Mantan petenis peringkat 1 dunia dilaporkan akan menjalani sesi latihan bersama di Rafa Nadal Academy dengan pelatih berpengalaman asal Spanyol, yang berpisah dengan Raducanu awal musim ini setelah Australian Open.
Petenis berusia 24 tahun akan segera memulai persiapan jelang musim clay-court di Rafa Nadal Academy. Keputusan tersebut menyusul perpisahannya dengan mantan pelatih, Wim Fissette, yang telah bekerja sama dengannya sejak Oktober 2024.
Meskipun kemitraan mereka menghasilkan prestasi yang patut diperhatikan, seperti kemenangan petenis peringkat 3 dunia di Wimbledon musim 2025 dan kemenangan di Cincinnati dan Seoul, ia tidak mampu mencapai performa terbaiknya saat musim 2026 dimulai.
Kekalahan di perempatfinal Australian Open, Qatar Open, dan Indian Wells Open cukup mengecewakan bagi standar tinggi sang petenis. Hasilnya semakin menurun ketika ia kalah dari rekan senegaranya, Magda Linette di babak kedua Miami Open.
Meskipun demikian, Swiatek tetap bertekad untuk menemukan kembali dominasi yang menjadi ciri khasnya. Media Polandia, Przegląd Sportowy Onet baru-baru ini melaporkan bahwa ia akan tiba di Rafa Nadal Academy paling cepat pekan depan untuk memulai persiapan menuju Stuttgart Open (13 – 19 April).
Pada saat yang sama, pencarian pelatih baru masih berlangsung setelah perpisahannya baru-baru ini dengan Fissette. Pencarian tersebut dilaporkan dimulai sebelum turnamen WTA level 1000 di Miami.
Laporan dari media Polandia yang sama menyebutkan bahwa Roig mungkin akan menemani petenis peringkat 3 dunia ke sana. Berita tersebut mulai menyebar setelah Sports.PL melaporkan bahwa pelatih asal Spanyol tersebut akan bergabung dengan petenis peringkat 3 dunia di Akademi mantan petenis berkebangsaan Spanyol untuk sesi latihan bersama, yang dimaksudkan sebagai uji coba awal untuk melihat apakah keduanya dapat membangun chemistry yang tepat.
“Itu seharusnya menjadi kesempatan untuk saling mengenal. Untuk melihat apakah ada kecocokan,” demikian dilaporkan.
Nama Roig direkomendasikan kepada petenis berusia 24 tahun oleh mantan petenis yang telah mengantongi 22 gelar Grand Slam, yang pernah bekerja sama dengan pria berusia 57 tahun pada periode musim 2005 – 2022.
Masih harus dilihat apakah Swiatek akan mencapai kesepakatan dengan Roig dalam beberapa hari mendatang dan menunjuknya sebagai pelatihnya. Ia juga akan bersemangat untuk menemukan kembali performa terbaik menjelang French Open, turnamen yang telah ia menangkan sebanyak empat kali dalam kariernya.
Artikel Tag: australian open, miami open, Iga Swiatek