Ilhan Fandi Pemain Berdarah Indonesia Emosional Jelang Lawan Garuda
Ilhan Fandi
Berita Timnas - Laga Singapura kontra Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 memiliki cerita khusus bagi Ilhan Fandi. Striker Singapura yang memiliki darah Pacitan itu pernah menghabiskan masa kecil di Purwakarta, dan memiliki hubungan dekat dengan sejumlah pemain Indonesia.
Pertandingan Singapura melawan Timnas Indonesia pada laga terakhir Grup A ASEAN Championship 2026 bukan sekadar pertandingan biasa bagi Ilhan Fandi.
Striker berusia 23 tahun tersebut memiliki ikatan cukup kuat dengan Indonesia. Darah Indonesia mengalir dalam dirinya melalui sang kakek yang berasal dari Pacitan, Jawa Timur.
Hubungan Ilhan dengan Indonesia juga semakin erat karena ia pernah tinggal di Purwakarta selama beberapa tahun ketika sang ayah, legenda sepak bola Singapura Fandi Ahmad, menangani Pelita Jaya Purwakarta.
Sebelum menjadi pelatih, Fandi Ahmad juga pernah memperkuat klub Indonesia, Niac Mitra Surabaya pada 1982 hingga 1983. Ia kemudian kembali ke Indonesia sebagai pelatih Pelita Jaya dan menangani klub tersebut pada 2006 hingga 2010.
Pengalaman tinggal di Indonesia membuat Ilhan memiliki kenangan tersendiri. Ia bahkan mengaku masih bisa berbicara sedikit bahasa Indonesia.
"Saya tak tahu apakah banyak yang tahu kalau saya tumbuh saat kecil di Indonesia, jadi Indonesia selalu punya tempat di hati saya," kata Ilhan dalam konferensi pers jelang pertandingan, seperti dikutip BolaSport.com dari Grand Stand SGP.
"Saya pikir saya berada di sana selama 4 tahun, sangat menyukainya, saya juga berbicara sedikit bahasa Indonesia," tambahnya.
Kedekatan Ilhan dengan Indonesia tidak berhenti pada hubungan keluarga. Ia juga pernah menjadi rekan setim Marselino Ferdinan di KMSK Deinze, klub Belgia.
Sayangnya, Marselino tidak dapat memperkuat Indonesia di ASEAN Championship 2026 karena mengalami cedera. Ilhan mengaku menyayangkan kondisi tersebut.
"Dan ya sedih untuk tahu bahwa Marselino tak bisa tampil di turnamen ini, tetapi ini sepak bola," kata Ilhan.
Ia juga memiliki hubungan baik dengan Sandy Walsh dan Shayne Pattynama. Keduanya pernah menjadi rekan setim Ilhan di Buriram United pada musim 2025-2026.
"Dan tentu saya juga berteman dengan Sandy Walsh dan Shayne Pattynama. Tentu besok kita akan keluar sebagai rival tetapi setelah laga saya yakin kita akan baik-baik saja."
"Menikmati sepak bola dan berharap hasil maksimal untuk negara kami," tambah Ilhan.
Kini hubungan emosional tersebut harus dikesampingkan selama 90 menit. Ilhan Fandi akan menjadi salah satu ancaman bagi Indonesia dalam laga yang sama-sama wajib dimenangkan kedua tim demi tiket semifinal ASEAN Championship 2026.
Artikel Tag: Piala AFF, Timnas Indonesia, Singapura, ASEAN Championship