Incar Gelar Juara Dua Divisi, Tim Tszyu Siap Hadapi Lara di Australia
Tim Tszyu
Berita Tinju - Petinju asal Australia, Tim Tszyu, berpeluang mengukir sejarah besar dalam karier tinju profesionalnya. Usai menaklukkan Errol Spence Jr di kelas menengah, Tszyu kini membidik gelar juara dunia di divisi kedua dengan menantang pemegang sabuk WBA 160 pon, Erislandy Lara.
Bentrokan akbar tersebut dijadwalkan berlangsung di Australia pada akhir November mendatang. Jika berhasil mengalahkan Lara, Tszyu bakal menyamai kepala pelatihnya, Jeff Fenech, serta Liam Paro sebagai petinju Australia yang sukses merengkuh sabuk juara dunia di dua kelas berbeda.
Tszyu sebelumnya memegang gelar juara kelas menengah super WBO pada 2023 sebelum memutuskan naik ke kelas menengah. Pada laga debutnya di bobot baru awal tahun ini, petinju berusia 31 tahun tersebut tampil dominan dan meraih kemenangan angka mutlak atas Errol Spence Jr.
Di sisi lain, Erislandy Lara yang kini berusia 43 tahun memegang status sebagai juara dunia tertua yang masih aktif saat ini. Meski tidak terlalu aktif bertanding, veteran asal Kuba tersebut dikenal memiliki teknik bertarung tingkat tinggi, sesuatu yang pernah menyulitkan Canelo Alvarez pada duel mereka di tahun 2014 silam.
Melalui unggahan di media sosialnya, Tim Tszyu tidak bisa menyembunyikan antusiasmenya menjelang laga penentu warisan kariernya tersebut. Ia bahkan mengklaim bahwa gelaran pertarungan di tanah airnya nanti bakal menjadi ajang tinju terbesar sepanjang sejarah Australia.
"Ada pertarungan tertentu yang terasa beda dan lebih spesial untuk diumumkan. Ini adalah momen yang mendefinisikan karier dan warisan saya. Bertarung untuk gelar dunia kedua, terlebih kembali bertanding di Australia, adalah kesempatan bersejarah bagi saya," ungkap Tszyu.
Artikel Tag: Erislandy Lara, kelas menengah, Kelas Menengah Super, Jeff Fenech, Tim Tszyu, Liam Paro