Indonesia Open 2026: Panitchaphon Teeraratsakul Akui Habis Tenaga Vs Jojo
Panitchaphon Teeraratsakul/[Foto:AFP]
Perjalanan gemilang Panitchaphon Teeraratsakul di Jakarta berakhir ketika bintang muda Thailand itu kalah dari favorit tuan rumah Jonatan Christie dalam pertandingan tiga set yang menegangkan di semifinal Indonesia Open 2026 senilai USD 1.450.000 atau berkisar 25 miliar rupiah pada hari Sabtu.
Pemain berusia 21 tahun itu, yang mencapai babak semifinal turnamen BWF World Tour Super 1000 untuk pertama kalinya dalam kariernya, kalah dari unggulan kelima Christie dengan skor 21-16, 10-21, 12-21 dalam waktu 58 menit.
“Energi saya benar-benar habis. Sangat, sangat lelah,” kata Panitchaphon Teeraratsakul usai pertandingan.
“Di game pertama dia berada di bawah tekanan, tetapi kemudian keterampilan dan kontrolnya sangat bagus," tambah Teeraratsakul .
“Pertama-tama, saya sangat berterima kasih,” kata Jonatan Christie.
“Entah kenapa, ini seperti mimpi bagi saya.”
“Kok bulu tangkis hari ini sangat cepat, sangat berbeda dari kemarin, dan dia bermain sangat baik dalam serangan, jadi sangat cepat, sangat kuat di game pertama. Saya rasa saya kehilangan banyak sekali peluang, dan dia mendapatkan peluang. Saya mencoba untuk bangkit kembali dengan bermain lebih agresif.”
Jonatan Christie akan berupaya memenangkan gelar pertamanya sejak Hylo Open 2025 di Jerman pada November tahun lalu.
Pemain Indonesia itu akan menghadapi Victor Lai dari Kanada, yang mengejutkan unggulan keenam Taiwan, Chou Tien-chen, dalam pertandingan tiga set lainnya, 21-19, 19-21, 21-19.
Victor Lai telah menjadi pemain pertama dalam sejarah dari benua Amerika yang mencapai final Super 1000. Ia juga akan mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya, yaitu peringkat ke-9, minggu depan, menjadi pemain tunggal putra Kanada pertama yang masuk dalam peringkat 10 besar dunia.
Artikel Tag: Jonatan Christie, Chou Tien Chen, Panitchaphon Teeraratsakul, Victor Lai